- Meta mengumumkan proyek kabel bawah laut Candle sepanjang 8.000 km yang akan menghubungkan Indonesia dengan enam negara Asia dan membawa kapasitas hingga 570 Tbps.
- Proyek ini melengkapi jaringan kabel laut Meta lainnya seperti Bifrost, Echo, dan Apricot yang memperkuat konektivitas digital di Asia Pasifik.
- Investasi ini merupakan bagian dari komitmen Meta untuk meningkatkan keandalan jaringan global dan mempercepat layanan digital bagi masyarakat dan bisnis di kawasan APAC.
Suara.com - Meta resmi mengumumkan proyek kabel bawah laut baru yang disebut Candle. Proyek ini diklaim membawa kapasitas terbesar di Asia Pasifik (APAC).
Kabel laut Candle bikinan perusahaan induk Facebook dan Instagram ini memiliki panjang 8.000 km yang menghubungkan Indonesia dengan Jepang, Taiwan, Filipina, Malaysia, dan Singapura pada tahun 2028.
"Dengan panjang 8.000 km dan kapasitas hingga 570 Tbps, Candle akan memperkuat konektivitas digital bagi jutaan masyarakat dan bisnis di Indonesia," kata Meta dalam siaran pers, dikutip Minggu (12/10/2025).
Kabel laut Candle ini dibuat Meta melalui kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi terkemuka di kawasan ini. Proyek itu bisa menghubungkan lebih dari 580 juta orang di seluruh wilayah Asia Pasifik.
Nantinya Candle akan memanfaatkan teknologi kabel 24 pasang serat yang baru dikembangkan untuk memberikan lebar pita yang serupa dengan kabel berkapasitas terbesar perusahaan saat ini, Anjana.
Proyek kabel laut Meta
Selain Candle, Meta juga sudah memiliki kabel laut yang diberi nama Bifrost dan Echo. Keduanya diumumkan pada 2021 lalu untuk menghubungkan transpasifik sebesar 70 persen.
Bifrost sendiri telah menghubungkan Singapura, Indonesia, Filipina, dan Amerika Serikat dengan Meksiko yang diharapkan selesai tahun 2026.
Bifrost akan memetakan jalur yang berbeda dari kabel transpasifik sebelumnya untuk menambahkan lebih dari 260 Tbps redundansi ke rute ini.
Sementara itu Echo sudah menyalurkan kapasitas 260 Tbps antara Guam dan California. Kabel itu direncanakan terhubung ke wilayah Asia di masa mendatang.
Baca Juga: Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban
Tak hanya itu, Meta juga mengumumkan kabel laut Apricot yang kini tersedia di Jepang, Taiwan, dan Guam. Dengan perluasan ke Filipina, Indonesia, dan Singapura nantinya, sistem sepanjang 12.000 kilometer ini akan melengkapi sistem Bifrost dan Echo dengan kapasitas 290 Tbps.
Lebih lanjut Meta menyatakan kalau pengembangan infrastruktur digital di Asia Pasifik merupakan bagian dari komitmen mereka untuk menyatukan masyarakat di mana pun mereka berada di dunia.
"Bersama mitra kami, investasi ini akan meningkatkan skala dan keandalan jaringan telekomunikasi global serta memastikan penyediaan layanan Meta yang cepat dan efisien bagi bisnis dan masyarakat di seluruh APAC dan sekitarnya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban
-
Instagram Rings Resmi Dikenalkan, Penghargaan Eksklusif Bagi Para Kreator
-
Update Harga Paket Operator: Telkomsel, XL, Smartfren Naik, Indosat Tetap
-
Biznet Garap Proyek Kabel Laut BNCS-2, Siapkan Internet dari Jawa hingga Sulawesi
-
Sosok Meta Ayu Puspitantri Istri Arya Daru: Keberatan Kondom Jadi Barang Bukti Kematian Suami
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis