Suara.com - Nano Banana dari Google agaknya membuat kompetitor tak tinggal diam. Terbaru, Microsoft resmi memperkenalkan MAI-Image-1, model kecerdasan buatan (AI) pembuat gambar pertama yang sepenuhnya dikembangkan di dalam perusahaan.
Langkah ini menandai babak baru bagi raksasa teknologi tersebut dalam memperkuat lini produk AI buatannya sendiri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada mitra lamanya, OpenAI.
MAI-Image-1 merupakan sistem text-to-image generator, yaitu teknologi yang mampu mengubah perintah teks menjadi gambar digital. Microsoft menyebut model ini sebagai “langkah penting dalam perjalanan AI” mereka.
MAI-Image-1 diklaim mampu menghasilkan gambar fotorealistik dengan pencahayaan alami, pantulan cahaya, dan detail lanskap yang sangat halus.
Menurut laporan The Verge (14/10/2025), model baru ini juga dirancang untuk bekerja lebih cepat dibandingkan sistem AI lain yang lebih besar dan lambat.
MAI-Image-1 bahkan sudah menembus peringkat 10 besar di situs LMArena, platform pembanding performa AI yang menilai hasil gambar dari berbagai model berdasarkan suara pengguna.
Mengutip dari Marktechpost (13/10/2025), Microsoft menjelaskan bahwa MAI-Image-1 dikembangkan dengan melibatkan banyak masukan dari para profesional kreatif.
Tujuannya adalah untuk menghindari hasil gambar yang terlihat "terlalu generik" atau repetitif seperti yang sering muncul pada model AI lain.
Selain itu, Microsoft menegaskan komitmennya terhadap AI yang aman dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Teknologi AI Buatan Lokal Kini Bisa Generate Gambar dan Video
Perusahaan mengatakan sedang menguji model ini di komunitas terbatas untuk memastikan sistem keamanan dan penyaring konten bekerja dengan baik sebelum diluncurkan secara luas.
Meskipun Microsoft belum mengungkapkan detail teknis seperti arsitektur model, jumlah parameter, atau data pelatihan yang digunakan, mereka menegaskan bahwa MAI-Image-1 dirancang untuk penggunaan konsumen umum, bukan hanya untuk keperluan riset atau produksi besar.
MAI-Image-1 akan segera tersedia di beberapa layanan Microsoft seperti Copilot dan Bing Image Creator. Dengan integrasi ini, pengguna nantinya bisa membuat gambar dari teks langsung di dalam ekosistem Windows dan Microsoft 365 tanpa harus menggunakan layanan pihak ketiga.
Model ini mengikuti jejak dua sistem AI lain yang sebelumnya diluncurkan oleh Microsoft, yaitu MAI-Voice-1 (AI pembuat suara) dan MAI-1-preview (chatbot generatif).
Ketiganya menjadi bagian dari strategi jangka panjang Microsoft untuk membangun ekosistem AI internal yang kuat.
Mustafa Suleyman, pemimpin divisi Microsoft AI, menyebut peluncuran ini sebagai langkah strategis menuju masa depan di mana seluruh produk Microsoft akan memiliki komponen AI bawaan.
Berita Terkait
-
Teknologi AI Buatan Lokal Kini Bisa Generate Gambar dan Video
-
10 Prompt Gemini AI Bertema Skuad Garuda: Bikin Foto Serasa Pemain Timnas Indonesia
-
Cara Menggunakan Sora AI untuk Membuat Video
-
National Hospital Surabaya Buktikan Masa Depan Medis Ada di Tangan AI!
-
Cara Pakai Spotify di ChatGPT, Bisa Kasih Rekomendasi Lagu hingga Bikin Playlist
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
9 Tablet Snapdragon RAM 8GB Termurah, Performa Ngebut Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
7 Rekomendasi Smartwatch Lari Anti Air Terbaik, Fitur Lengkap Mulai Rp300 Ribuan!
-
Registrasi SIM via Biometrik, Warga Bisa Terancam Kehilangan Hak Komunikasi
-
5 Rekomendasi Smartwatch Diskon hingga 40 Persen di Eraspace, Ada yang Jadi Rp1 Jutaan
-
LG StanbyME 2 Resmi Masuk Indonesia, TV Portabel dengan Layar Lepas-Pasang dan AI Lebih Cerdas
-
Komdigi Diminta Stop Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik, Bisa Bikin Sengsara Seumur Hidup
-
Startup Lokal Unjuk Gigi di Ekosistem Grab, Dorong Bisnis Lebih Ramah Lingkungan
-
Infrastruktur Digital Terancam Tersendat, MASTEL Ingatkan Sinkronisasi Kebijakan PusatDaerah
-
5 Headset Sport Bluetooth Terbaik untuk Lari: Tahan Air dan Keringat, Bass Super Nendang
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 15 Januari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Battle Card dan Sukuna Voucher