- Google Indonesia merilis YIS 2025 menunjukkan apresiasi kuat terhadap budaya Indonesia Timur.
- Pencarian populer mencerminkan minat masyarakat terhadap olahraga baru seperti padel dan keuangan digital.
- Kecerdasan buatan (AI) menjadi tren penting sebagai alat ekspresi kreatif masyarakat sepanjang tahun.
Tren kedua datang dari dunia olahraga, khususnya padel, yang menjelma menjadi simbol gaya hidup baru yang modern dan aspiratif.
Rasa penasaran publik terhadap olahraga ini melonjak tajam sepanjang 2025.
“Nggak cuma seperti fenomena olahraga saja, tapi banyak sekali pencarian-pencarian yang related. Makanya kita sediakan khusus satu list untuk lari dan juga padel, karena kita lihat ini bukan sekadar tren, tapi sudah mendalami,” jelas Feli.
Pencarian seperti “Apa itu padel” dan “Gimana cara mulai main padel” mencerminkan antusiasme masyarakat untuk mencoba tantangan baru sekaligus menjalani hidup yang lebih sehat.
3. Melek Finansial dan Teknologi Jadi Target Baru Masyarakat
Tren ketiga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin serius menguasai keuangan pribadi dan teknologi digital.
Beragam pencarian praktis sehari-hari melonjak drastis.
“Kalau niat belajar itu selalu ada setiap tahun. Yang berbeda tahun ini adalah bagaimana masyarakat ingin mengontrol kehidupan mereka di era digital,” ungkap Feliciana.
Kata kunci seperti “Gimana cara baca QRIS”, “Coretax”, hingga “Gimana cara isi token listrik” menjadi bukti tren ini.
Baca Juga: 5 Fakta Google Aluminium OS: Akankah Jadi Lawan Setara Microsoft Windows?
Menariknya, nama-nama tokoh publik pun ikut memantik rasa ingin tahu, seperti “Siapa Purbaya”, “Purbaya Yudhi Sadewa”, hingga “Siapa Ahmad Sahroni”.
Fenomena ini mencerminkan semakin kuatnya keinginan masyarakat untuk menjadi warga yang melek finansial dan melek teknologi.
4. Imajinasi Berubah Jadi Visual Lewat AI
Tren keempat datang dari pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan kreatif.
AI kini tak lagi sekadar alat kerja, tapi sudah menjadi bagian dari proses berekspresi masyarakat.
Pencarian seperti “Gimana cara bikin foto AI” dan “Gimana cara mengedit foto” melesat, seiring populernya pemanfaatan alat seperti Gemini AI.
“AI tidak lagi hanya alat kerja, tetapi telah menjadi co-creator yang memungkinkan pelajar, pekerja kreatif, pelaku UMKM, konten kreator, dan siapa pun untuk memvisualisasikan ide mereka menjadi karya nyata dengan cepat,” pungkas Feliciana.
Google Year in Search 2025 pun menegaskan satu hal, yakni masyarakat Indonesia kini semakin berani berekspresi, bangga pada budaya lokal, aktif mengadopsi gaya hidup baru, serta semakin haus akan penguasaan teknologi dan finansial di era digital.
Berita Terkait
-
Cara Menghapus AI dari Google Search
-
Cara Memakai Yandex di PC, Panduan Lengkap Memakai Mesin Pencari Saingan Google Search
-
Fitur AI Google Search Sudah Bisa Dicoba di Indonesia, Ini Caranya
-
Cara Membuat Emoji Kitchen di Google Search, Bisa Dikirim ke WA, Telegram, IG hingga X
-
Strategi Microsoft Lirik ChatGPT Demi Hadang Dominasi Google Search
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu
-
Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029
-
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming