- Starlink, layanan internet satelit SpaceX Elon Musk, resmi beroperasi di Indonesia sejak Mei 2024.
- Layanan ini bekerja menggunakan konstelasi satelit LEO dengan kecepatan tinggi tanpa memerlukan sistem isi ulang pulsa.
- Starlink berbasis langganan bulanan tetap dengan akses data tak terbatas, mulai Rp 479.000 per bulan (data Nov 2025).
Suara.com - Kehadiran layanan internet berbasis satelit, Starlink, di Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat, setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan pernyataan soal "pulsa" Starlink.
Starlink yang merupakan layanan besutan perusahaan SpaceX milik miliarder Elon Musk ini telah resmi beroperasi di tanah air sejak diluncurkan di sela-sela World Water Forum ke-10 di Bali pada Mei 2024 lalu.
Meski menawarkan kecepatan tinggi hingga ke pelosok, masih banyak masyarakat yang bingung mengenai mekanisme pembayarannya.
Apakah canggihnya teknologi Starlink ini masih menggunakan sistem isi ulang pulsa seperti operator seluler biasa?
Starlink adalah layanan internet satelit berkecepatan tinggi (broadband) dengan latensi rendah yang dikembangkan oleh SpaceX.
Berbeda dengan internet kabel yang tertanam di tanah, Starlink mengandalkan konstelasi ribuan satelit kecil yang mengorbit di Orbit Bumi Rendah (Low Earth Orbit/LEO).
Satelit-satelit ini beroperasi pada ketinggian sekitar 550 km di atas permukaan Bumi, jauh lebih rendah dibanding satelit komunikasi tradisional.
Posisi yang lebih dekat ini memungkinkan Starlink mengirimkan data jauh lebih cepat, sehingga aktivitas seperti streaming, game online, hingga panggilan video bisa dilakukan dengan lancar tanpa buffer, bahkan di area terpencil sekalipun.
Sistem ini bekerja dengan mengirimkan data melalui jaringan laser antar-satelit, yang kemudian ditangkap oleh perangkat pengguna menggunakan antena atau dish khusus.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Mengandung Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier
Tak heran jika Starlink digadang-gadang sebagai solusi ampuh untuk mengatasi kesenjangan digital, terutama di area yang tidak terjangkau internet kabel (fiber optic).
Namun, harus dipahami bahwa langganan Starlink ini tidak membutuhkan pulsa sama sekali.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Starlink.com, peralatan Starlink tidak menggunakan sistem pulsa layaknya kartu SIM pada ponsel Anda.
Starlink tidak menghitung biaya per menit atau per Megabyte (MB) penggunaan data.
Layanan ini murni berbasis berlangganan bulanan dengan biaya tetap dan menawarkan akses data tanpa batas (unlimited). Jadi, Anda tidak perlu khawatir kehabisan kuota di tengah bulan.
Biaya Starlink
Berita Terkait
-
Komdigi Kirim Bantuan Starlink ke Wilayah Bencana Aceh, Pemulihan BTS Terus Dipercepat
-
Profil dan Jumlah Harta Elon Musk: Orang Terkaya yang Gratiskan Internet saat Sumatra Banjir
-
Sinyal Mati 4 Hari, Polri Pasang Starlink Buka Jalur Komunikasi Warga Terisolasi di Wilayah Bencana
-
Starlink Bagikan Internet Gratis untuk Korban Banjir di Sumatra, Begini Cara Daftarnya
-
Cristiano Ronaldo Selfie dengan Elon Musk hingga Presiden Trump, Messi Mana Bisa
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
58 Kode Redeem FF Hari Ini 20 Januari 2026, Cek Jadwal Rilis Bundle Sukuna dan Fitur Mic Terbaru
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari 2026, Bocoran UTOTY Mbappe dan Maldini 111
-
Acer Indonesia Kumpulkan 3 Ton e-Waste dan Lanjutkan dengan Penanaman 2.000 Pohon
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 20 Januari 2026, Ada Gojo Ascension dan Kacamata Nanami
-
Anti Ngelag dan Tahan Seharian, Oppo Siapkan A6t Series Jadi Andalan Anak Muda
-
Lenovo Perluas Yoga dan IdeaPad Berbasis AI di CES 2026
-
5 HP Oppo Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta: Hasil Jepretan Oke, Baterai Awet
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari 2026, Klaim 10 Ribu Gems dan Pemain TOTY Gratis
-
5 Alasan Xiaomi 15T Series Jadi Smartphone Favorit Fotografer Profesional
-
Poster Resmi Redmi Turbo 5 Max Beredar, Jadi HP Flagship POCO di Pasar Global?