- Komdigi memulihkan komunikasi Aceh pascabencana dengan Nezar Patria meninjau Pidie Jaya dan menyalurkan Starlink.
- Gangguan utama BTS di Aceh disebabkan padamnya listrik, target 90 persen operasi kembali pekan ini.
- Starlink dan genset didistribusikan ke titik krusial seperti Bireuen dan wilayah terisolasi Bener Meriah.
Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi di wilayah Aceh yang terdampak bencana.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, turun langsung meninjau sejumlah daerah terdampak, sekaligus menyalurkan bantuan internet satelit Starlink untuk mempercepat komunikasi darurat.
Salah satu wilayah yang dikunjungi Nezar adalah Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya, pada Kamis (5/12).
Daerah ini menjadi salah satu titik terparah akibat luapan sungai yang membawa lumpur hingga masuk ke permukiman warga.
“Sungai mengalami pendangkalan parah, cekungan tertutup lumpur, hingga air meluber ke permukiman warga dan menciptakan aliran-aliran baru,” ujar Nezar.
Ia menambahkan, pemulihan sungai membutuhkan pengerukan endapan lumpur sepanjang hampir satu kilometer agar aliran kembali normal dan proses rekonstruksi bisa segera dilakukan.
Kondisi rumah warga pun memprihatinkan, dengan timbunan lumpur mencapai 1,5 meter.
“Saya melihat langsung warga bekerja keras menggali lumpur yang sudah mengeras, bahkan ada yang setinggi pintu rumah,” ungkapnya.
Komunikasi Terganggu, Listrik Jadi Masalah Utama BTS
Baca Juga: Profil dan Jumlah Harta Elon Musk: Orang Terkaya yang Gratiskan Internet saat Sumatra Banjir
Dari Pidie Jaya, Nezar melanjutkan kunjungan ke Bireuen untuk memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi.
Mayoritas Base Transceiver Station (BTS) di Aceh mengalami gangguan bukan karena rusak, melainkan akibat padamnya listrik.
“BTS di seluruh Aceh umumnya terganggu karena ketiadaan listrik. Sekarang sudah sekitar 50 persen yang kembali menyala. Kami sudah berkoordinasi dengan PLN dan Pertamina, dan optimistis pekan ini 75 sampai 90 persen BTS bisa kembali beroperasi,” jelas Nezar.
Saat ini, dari total 3.443 BTS di Provinsi Aceh, sekitar 51 persen sudah aktif kembali.
Selain listrik, gangguan juga disebabkan oleh jaringan fiber optik yang terputus akibat runtuhnya sejumlah jembatan penghubung antarwilayah.
Starlink Disalurkan ke Daerah Terisolasi
Berita Terkait
-
Setahun Starlink di Indonesia, Kecepatan Internet Malah Makin Lelet
-
Komdigi Ungkap Depo Judi Online Tembus Rp 17 Triliun di Semester 1 2025
-
Indosat dan Komdigi Perkuat Registrasi eSIM dengan Teknologi Biometrik
-
MyRepublic Menang Lelang Frekuensi 1.4 GHz, Ini Daftar Wilayah Kebagian Internet Murah
-
Komdigi Denda Elon Musk Rp 78 Juta Gara-gara Konten Pornografi di X
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan