- Pasar kripto sepanjang 2025 mengalami ketidakpastian, dengan Bitcoin terkoreksi tajam 23,7% pada kuartal IV-2025.
- Pintu Future mencatat lonjakan pengguna baru 37% kuartal ke kuartal karena minat pada perdagangan derivatif.
- Volume derivatif kripto global mencapai $760 miliar, melampaui volume perdagangan spot yang hanya $162 miliar.
Menurut Iskandar, perdagangan derivatif menawarkan sejumlah keunggulan utama.
Selain memungkinkan penggunaan leverage untuk memperbesar posisi, instrumen ini juga memberi peluang meraih keuntungan saat harga turun, serta dapat diakses selama 24 jam tanpa batas waktu.
Untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap teknologi ini, perusahaan turut menghadirkan program promosi berupa hadiah USDT hingga Rp2 juta yang berlangsung sepanjang Desember 2025.
“Pertumbuhan pengguna ini menunjukkan bahwa trader kripto di Indonesia semakin matang dan responsif terhadap perubahan pasar,” katanya.
Ke depan, fokus pengembangan akan diarahkan pada penguatan edukasi dan peningkatan pengalaman pengguna.
“Kami percaya kombinasi edukasi yang tepat dan fitur yang mudah digunakan dapat membantu trader mengambil keputusan yang lebih cerdas di tengah volatilitas kripto,” tutup Iskandar.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah dengan Fitur Kesehatan Lengkap, Harga di Bawah Rp1 Juta
-
TikTok Perkuat Keamanan Platform Sepanjang 2025, Fokus Lindungi Remaja
-
Honor Hadirkan Fitur Baru: Notifikasi iPhone Kini Bisa Masuk ke Perangkat MagicOS 10
-
WhatsApp Punya Fitur Baru, Transaksi Makin Gampang Jelang Harbolnas
-
Fitur Utama Redmi Note 15 5G Terungkap, Ada Seri Master Pixel Edition
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia
-
HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam
-
2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
-
Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Fitur Baru iOS 26.5 yang Resmi Meluncur, Begini Cara Menginstalnya dengan Mudah!
-
Tecno Spark 50 Resmi Rilis di Indonesia, HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000mAh