- PT ITSEC Asia (CYBR) menggandeng ADIGSI meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber pada Rabu (14/1/2026).
- Program ini bertujuan memperkuat ketahanan siber nasional dengan fokus pada kepemimpinan dan SDM selama enam bulan 2026.
- Gerakan ini terbagi dua tingkatan: Pejuang Cyber untuk praktisi dan Cyber Champion bagi eksekutif senior.
Suara.com - Ancaman siber yang kian kompleks membuat isu keamanan digital tak lagi sekadar urusan teknis.
Menyadari hal tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) resmi menggandeng ADIGSI (Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia) untuk meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber, sebuah inisiatif strategis yang menempatkan keamanan siber sebagai agenda kepemimpinan nasional.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026 dan dirancang untuk memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, serta kolaborasi lintas ekosistem digital.
“Ketahanan siber saat ini bukan lagi sekadar tantangan teknologi, melainkan masalah kepemimpinan dan tata kelola,” ujar Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia, dalam media gathering di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ia menegaskan, kolaborasi ITSEC dengan ADIGSI bertujuan membangun jalur nasional yang terstruktur yang menghubungkan kesiapan operasional harian dengan pengambilan keputusan di level eksekutif.
“Kami ingin keamanan siber menjadi bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan organisasi, bukan hanya urusan tim IT,” imbuh Patrick.
Target 1.000 Peserta, Menjangkau Pemerintah hingga Swasta
Gerakan Nasional Ketahanan Siber akan dilaksanakan dalam dua fase selama enam bulan sepanjang 2026, dengan target menjaring lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Pesertanya mencakup perwakilan pemerintah, BUMN, dan sektor swasta, mulai dari praktisi operasional hingga jajaran pimpinan senior.
Baca Juga: Telkom Gandeng Palo Alto Networks, Siapkan Talenta Muda Hadapi Ancaman Siber Masa Depan
Pentingnya sinergi lintas sektor juga ditekankan oleh Slamet Aji Pamungkas, Deputi IV Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sekaligus Ketua Dewan Pengawas ADIGSI.
“Memperkuat ketahanan siber nasional menuntut kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen pimpinan,” tegas Slamet.
Senada, Firlie Ganinduto, Ketua Umum ADIGSI, menilai kemitraan dengan ITSEC menjadi langkah konkret untuk menerjemahkan agenda nasional ke level industri.
“Melalui Gerakan Nasional Ketahanan Siber, ADIGSI bersama ITSEC mengorkestrasi penguatan kesiapan keamanan siber, tidak hanya di level teknis tetapi juga di tingkat pimpinan, demi membangun ekosistem digital Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan,” ungkap Firlie.
Dua Jalur Strategis: Pejuang Cyber hingga Cyber Champion
Secara struktur, program ini dirancang berkelanjutan dan terbagi ke dalam dua tingkat utama.
Berita Terkait
-
Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon
-
Raih CREST Pathway+, Ini Dia Jagoan Keamanan Siber di Indonesia
-
Indosat dan Cisco Luncurkan "Sovereign SOC": Benteng Siber Nasional Baru Lindungi Data Anda!
-
AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia
-
ITSEC Cybersecurity Summit 2025 Digelar, Konferensi Keamanan Siber Terbesar di Asia Tenggara
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 17 April 2026: Klaim Angelic, Hollowface, dan Pistol Tangan
-
7 HP Infinix Paling Murah 2026, Performa Juara untuk Multitasking
-
Terpopuler: 5 Tablet Rp1 Jutaan Terbaik, Daftar Harga HP Nokia Jadul di Tahun 2026
-
46 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 April 2026: Sikat 1.000 Rank Up, Gems, dan Icon 117
-
Motorola Edge 70 Pro Debut 22 April di India, Lanjut Masuk ke Indonesia?