-
Aurora Gaming Filipina menjadi rival wakil Indonesia Alter Ego di grand final M7 MLBB.
-
Tim Aurora Gaming PH dihuni pemain veteran juara dunia seperti Edward dan Demonkite.
-
Grand Final melawan Alter Ego berlangsung Minggu di Jakarta dengan format Bo7.
Suara.com - Panggung Grand Final M7 World Championship telah siap menjadi saksi bisu bentrokan dua kutub besar Mobile Legends dunia. Jika Indonesia memiliki Alter Ego yang penuh dengan kejutan, Filipina mengirimkan wakil terbaiknya yang tampil sangat dominan sepanjang turnamen yakni Aurora Gaming.
Aurora Gaming PH bukanlah nama sembarangan di skena kompetitif MPL PH (Filipina). Meski tergolong sebagai organisasi yang relatif baru dalam hal branding, tim ini dihuni oleh para pemain veteran dan wonderkid yang memiliki mentalitas juara dunia.
Keberhasilan mereka melaju ke Grand Final melalui jalur Upper Bracket tanpa tersentuh kekalahan membuktikan bahwa mereka siap adu mekanik dengan Alter Ego pada babak final M7 Mobile Legends yang digelar pada Minggu, 25 Desember 2026 di Jakarta.
Perjalanan Sempurna Menuju Grand Final
Perjalanan Aurora Gaming di M7 World Championship bisa dibilang mulus, kontras dengan Alter Ego yang cukup berdarah-darah di Lower Bracket. Sejak fase grup, Aurora Gaming sudah menunjukkan taringnya dengan menyapu bersih seluruh pertandingan dengan skor telak.
Memasuki babak Knockout, Aurora Gaming tetap konsisten di Upper Bracket. Mereka berhasil menumbangkan tim-tim besar dari wilayah lain, termasuk wakil dari Malaysia dan Myanmar, dengan koordinasi tim yang nyaris sempurna.
Kemenangan krusial atas Selangor Red Giants (3-2) membawa mereka ke babak final. Beruntungnya lagi, mereka mendapatkan waktu istirahat lebih lama dan kesempatan untuk memantau strategi Alter Ego yang saat itu masih berjuang di bawah.
Gaya bermain Aurora Gaming sangat mengandalkan dominasi makro. Mereka jarang sekali memaksakan war yang tidak menguntungkan. Sebaliknya, mereka lebih suka "mencekik" pergerakan lawan melalui penguasaan map dan pengambilan objektif (Turtle/Lord) yang disiplin. Inilah yang menjadi tantangan terbesar bagi Alter Ego; bagaimana menembus pertahanan kokoh tim yang hampir tidak pernah melakukan kesalahan mekanik.
Bagi para penggemar esport, sosok Aurora Gaming adalah sosok antagonis utama yang harus ditaklukkan demi kembalinya supremasi Indonesia di kancah MLBB dunia. Pertarungan antara kreativitas Alter Ego dan kedisiplinan Aurora Gaming dipastikan akan menjadi salah satu final terbaik dalam sejarah M-Series.
Baca Juga: Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: ONIC Tersingkir, Alter Ego Main Jam Berapa?
Roster Aurora Gaming di M7
Kekuatan utama Aurora Gaming terletak pada kedalaman skuadnya yang sering dijuluki sebagai tim "Galacticos" versi Filipina.
Berikut adalah profil anggota tim Aurora Gaming yang akan dihadapi Alter Ego.
- Edward (EXP Lane): Dijuluki sebagai "Agent Zero", Edward adalah tulang punggung pertahanan Aurora. Sebagai pemegang gelar juara dunia di seri M sebelumnya, pengalaman Edward dalam menjaga lane dan melakukan set-up saat team fight adalah yang terbaik di kelasnya. Ia sangat mahir menggunakan hero-hero tanky seperti Terizla atau Arlott.
- Demonkite (Jungle): Sang eksekutor yang kembali ke performa puncaknya. Demonkite dikenal sebagai jungler dengan perhitungan objektif yang sangat akurat. Penguasaan hero assassin maupun utility miliknya membuat rotasi Aurora sulit ditebak oleh lawan.
- Yue (Mid Lane): "The Silent Killer" di area tengah. Yue memiliki penempatan posisi (positioning) yang sangat rapi. Penggunaan hero mage dengan high burst damage seperti Yve, Faramis, atau Valentina miliknya seringkali menjadi penentu kemenangan Aurora di fase late game.
- Domeng (Gold Lane): Mesin penghancur di sisi samping. Domeng adalah tipe gold laner yang sangat mandiri dan jarang melakukan kesalahan posisi. Kemampuannya melakukan farming dengan cepat membuatnya selalu unggul networth dibandingkan lawan-lawannya.
- Calad: Otak di balik strategi Aurora Gaming. Sebagai pelatih atau coach, peran Calad sangat krusial karena tidak hanya berfokus pada strategi teknis, tetapi juga pengelolaan mental dan kerja sama tim, terutama saat menghadapi tekanan di turnamen besar.
Rematch Sengit
Sejatinya laga di grand final M7 Mobile Legends bukan pertemuan perdana bagi Aurora Gaming dan Alter Ego. Ini pertemuan ulang dari duel panas di Upper Bracket.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa
-
Link Nonton Live Streaming Final M7 Mobile Legends: Alter Ego Tantang Aurora Gaming
-
31 Kode Redeem FC Mobile Malam Ini 25 Januari 2026, Ada Bocoran CR7 OVR 117
-
Redmi Note 15 5G vs Redmi Note 14 5G: Mana yang Paling Worth It di Harga Rp3 Jutaan?
-
Wi-Fi 8 Segera Tiba, MediaTek Filogic 8000 Janjikan Koneksi AI Lebih Stabil
-
Cara Klaim Kode Redeem TheoTown Terbaru untuk Dapat Berbagai Hadiah
-
Cara Cek FUP IndiHome Terbaru, Mudah Lewat Aplikasi dan SMS
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Rp2 Jutaan yang Tampak Mewah
-
10 Link Twibbon Hari Gizi Nasional 2026 Berbagai Model dan Cara Menggunakannya
-
5 Tablet Dual OS Termurah untuk Pekerja, Produktivitas dan Hiburan Lancar Jaya