Tekno / Internet
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:43 WIB
Ikon WhatsApp. [Pixabay]

Suara.com - Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi WhatsApp yang terkena spam. Anda bisa melakukan ini sebagai perlawanan atau kehati-hatian.

Di era teknologi zaman sekarang, ada banyak sekali kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu yang sering memakan banyak korban adalah adanya penipuan atau scam dengan media WhatsApp.

Biasanya, Anda akan mendapatkan telepon atau SMS dari orang tak dikenal dengan iming-iming yang menggiurkan, termasuk hadiah atau uang tunai.

Namun, ini hanya modus agar Anda melakukan berbagai hal yang diinginkan penipu dengan tujuan mendapatkan keuntungan mereka sendiri.

Beberapa Hal yang Bisa Menjadi Indikasi Spam di WhatsApp

1. Muncul pesan teks yang tidak diminta dari nomor yang tidak dikenal

2. Pesan-pesan yang mendesak tindakan segera

3. Permintaan uang atau informasi pribadi

Baca Juga: Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?

4. Pesan dengan tautan atau lampiran yang mencurigakan

Jika Anda tanda-tanda di atas, sebelum membalas pesan apa pun di WhatsApp, luangkan waktu sejenak untuk berpikir dan memeriksa kembali ciri-ciri penipuan yang disebutkan di atas untuk memastikan pesan tersebut aman dan dapat dipercaya.

Jika ragu, Anda dapat menghubungi anak Anda melalui nomor telepon biasanya atau menghubungi perusahaan tersebut menggunakan detail kontak di situs web resminya.

Ilustrasi WhatsApp. (Pexels)

Cara Mengatasi WhatsApp Terkena Spam

1. Abaikan Pesan

Saran terpenting untuk menghindari penipuan WhatsApp adalah waspada terhadap pesan yang diterima dari kontak yang tidak dikenal dan jangan membalasnya.

Penipu bisa kreatif dan gigih, dan ketika mereka memiliki cukup informasi tentang Anda, mereka bisa menjadi sangat meyakinkan.

Misalnya, Anda mungkin tergoda untuk mencari tahu lebih lanjut tentang tawaran pekerjaan saat Anda sedang mencari pekerjaan baru, panik saat menerima pesan dari anak Anda yang meminta uang, atau senang karena menerima hadiah atau kupon dari merek favorit Anda.

Betapapun beragamnya, penipuan memiliki beberapa karakteristik umum.

2. Laporkan mereka (bukan hanya blokir dan hapus)

Untuk melaporkan penipu, buka obrolan dengan mereka dan ketuk tiga titik di pojok kanan bawah layar. Pilih "Lihat kontak" lalu klik "Laporkan".

Pastikan juga untuk mencentang kotak "Blokir dan Hapus".

WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir yang dikirimkan kepada Anda oleh orang yang Anda laporkan.

Penipu tidak akan diberi tahu bahwa Anda telah melaporkannya. WhatsApp juga akan menerima ID grup atau pengguna yang dilaporkan, informasi tentang kapan pesan dikirim, dan jenis pesan yang dikirim (gambar, video, teks, atau lainnya).

Ini akan membantu WhatsApp menutup akun-akun penipuan ini dan mencegah penipuan tersebut merugikan pengguna lain.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara memblokir dan melaporkan penipuan di WhatsApp:

  • Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
  • Pilih chat dari nomor tidak dikenal yang mengirimkan pesan spam atau mengganggu.
  • Pada halaman chat, ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
  • Pilih menu Lainnya (More).
  • Ketuk opsi Blokir (Block).
  • Centang pilihan Laporkan ke WhatsApp (Report to WhatsApp), lalu tekan Blokir untuk mengonfirmasi.

Tips Menghindari Penipuan WhatsApp

1. Hanya Balas Pesan Orang yang Anda Kenal

Cobalah untuk membalas pesan orang-orang yang telah menghubungi Anda terlebih dahulu atau yang meminta Anda untuk menghubungi mereka.

Sebaiknya Anda juga hanya membagikan nomor telepon Anda kepada orang-orang yang Anda percayai.

2. Tanyakan Sebelum Anda Menambahkan

Jika Anda menambahkan seseorang ke grup, pastikan mereka setuju. Saat seseorang keluar dari grup, biarkan mereka.

3. Kelola Grup dengan Bijak

Admin grup dapat memilih pengaturan yang hanya mengizinkan admin untuk mengirim pesan. Ini menjaga grup tetap terorganisir dan menghindari pesan yang tidak perlu atau spam. 

Itulah cara mengatasi scam di WhatsApp yang bisa Anda lakukan.

Kontributor : Damai Lestari

Load More