Jika kamu mengganti nomor telepon, pindah alamat, menikah, atau ada perubahan nama, data tersebut perlu diperbarui agar sesuai dengan informasi kependudukan terbaru.
3. Ketika Anda Pindah Jenis Kepesertaan
Contohnya, peserta yang sebelumnya terdaftar melalui perusahaan (PPU) kemudian menjadi peserta mandiri (PBPU), atau sebaliknya. Perubahan segmen ini biasanya memerlukan pembaruan data.
Jadi kamu perlu melakukan registrasi ulang agar kepesertaanmu di program BPJS Kesehatan tetap tercatat aktif dan sesuai.
4. Ketika Ganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Ketika kamu pindah domisili ke daerah lain, biasanya kamu juga perlu mengganti FKTP supaya layanan kesehatan lebih dekat dan mudah dijangkau.
5. Setelah Melunasi Tunggakan
Peserta yang sempat menunggak iuran dan sudah membayar lunas sebaiknya memastikan statusnya kembali aktif melalui proses aktivasi atau registrasi ulang.
Syarat Registrasi Ulang BPJS Kesehatan
Baca Juga: Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Kartu Keluarga (KK)
- KTP elektronik
- Kartu BPJS (jika masih ada)
- Nomor HP yang aktif
- Email (untuk layanan online)
Bukti pembayaran tunggakan (jika sebelumnya menunggak) - Dokumen ini digunakan untuk memastikan identitas peserta dan mencocokkan data dengan sistem kependudukan.
Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan Secara Online
Saat ini BPJS Kesehatan sudah menyediakan layanan digital, jadi peserta tidak selalu harus datang langsung ke kantor cabang. Registrasi ulang bisa dilakukan dengan cara praktis dari rumah.
1. Lewat Aplikasi Mobile JKN
Mobile JKN adalah aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang paling sering digunakan. Langkah umumnya seperti ini:
- Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN
- Masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar
- Pilih menu perubahan data peserta
- Perbarui informasi seperti alamat, nomor telepon, atau FKTP
- Jika status nonaktif, pastikan tunggakan sudah dibayar
- Simpan perubahan dan tunggu notifikasi hasilnya
- Biasanya perubahan akan diproses dalam waktu tertentu sampai status kembali aktif.
2. Melalui WhatsApp PANDAWA
BPJS juga menyediakan layanan administrasi via WhatsApp yang disebut PANDAWA. Melalui layanan ini, peserta bisa melakukan registrasi ulang atau perubahan data dengan panduan petugas.
Kamu hanya perlu menghubungi nomor resmi BPJS sesuai jam layanan dan mengikuti instruksi yang diberikan.
Cara Registrasi Ulang Secara Offline
Jika kamu kesulitan menggunakan layanan online atau ingin dibantu langsung, registrasi ulang juga dapat dilakukan secara tatap muka.
1. Datang ke Kantor BPJS Kesehatan
Kamu bisa mengunjungi kantor BPJS terdekat dengan membawa dokumen lengkap. Setelah mengambil antrean, petugas akan membantu memproses pembaruan data kepesertaan.
2. Lewat Mall Pelayanan Publik
Di beberapa kota, BPJS membuka layanan di Mall Pelayanan Publik. Prosedurnya hampir sama seperti kantor cabang, hanya saja lokasinya biasanya lebih terintegrasi dengan layanan administrasi lain.
Berapa Lama Proses Registrasi Ulang BPJS?
Lama proses registrasi ulang tergantung pada jenis perubahan yang dilakukan. Jika hanya pembaruan data sederhana, biasanya bisa selesai dalam waktu singkat.
Namun, untuk aktivasi setelah tunggakan, status aktif kembali bisa mengikuti aturan dan waktu tertentu sesuai ketentuan BPJS.
Karena itu, pastikan semua dokumen sudah lengkap dan kewajiban iuran sudah dipenuhi agar proses berjalan lancar.
Itulah cara registrasi ulang BPJS Kesehatan dengan mudah. Kamu bisa melakukannya online atau offline.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
-
Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional
-
Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah
-
Skrining Riwayat Kesehatan Jadi Syarat Layanan BPJS, Begini Caranya
-
Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Pakai HP, Mudah dan Praktis!
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D