- Kemkomdigi menetapkan registrasi kartu SIM dengan biometrik, menjadi sorotan bagi masyarakat di daerah 3T.
- ATSI menyediakan tiga kanal pendaftaran yakni aplikasi, situs resmi operator, dan gerai fisik bagi masyarakat 3T.
- Terdapat kekhawatiran sinyal terbatas di 3T; pentingnya keadilan dalam penerapan teknologi registrasi biometrik ini.
Suara.com - Masyarakat Indonesia yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) menjadi salah satu sorotan dari pemberlakuan registasi kartu SIM dengan biometrik, yang baru ditetapkan pemberlakuan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Teknologi dan Digital (Kemkomdigi).
Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys membeberkan solusi yang bisa digunakan masyarakat yang berada di wilayah 3T.
"Para operator semuanya membuka beberapa channel cara mendaftar. Pertama adalah melalui aplikasi dan hampir seluruh operator punya aplikasi untuk mendaftar," ujarnya dalam ROUNDTABLE DISCUSSION: “SUARA PUBLIK: Registrasi SIM Berbasis Data Biometrik, Solusi Keamanan atau Beban Baru Bagi Publik? di Jakarta, belum lama ini.
Menurutnya, semua aplikasi yang ada di masing-masing provider, akan dilengkapi cara mendaftar untuk biometrik.
"Jadi yang pelanggan lama bisa lewat situ, pelanggan baru pun bisa langsung download walaupun belum punya kuota karena untuk download itu kita bebaskan dari kuota," ungkap dia.
Merza juga menyampaikan bahwa cara pendaftaran yang bisa dilakukan juga melalui situs resmi operator telekomunikasi.
Langkah ini menurutnya, bisa menjadi salah satu solusi dari masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah 3T.
Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang berada di wilayah 3T masih menggunakan perangkat feature phone.
"Kalau pun nggak punya handphone (smartphone), ada laptop yang punya akses internet, maka dia bisa buka wev, kemudian bisa mendaftarkan nomor yang baru," jelas dia.
Baca Juga: Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan
Tidak sampai di situ, jika ada kesulitan dalam mendapatkan perangkat smartphone dan internet, operator telekomunikasi juga terbuka dengan registrasi melalui berbagai gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kalau nggak ada dua-duanya, bisa cari store terdekat dari tempat tinggal. Galeri atau apapun yang ada di situ untuk minta tolomg mendaftarin di galeri," terang Merza.
Kehadiran tiga channel untuk registrasi kartu SIM tersebut, disediakan dalam rangka menjangkau masyarakat Indonesia yang lebih luas lagi.
"Itu tiga channel yang sudah dibuka. Jadi harapannya tentu saja dengan ada web, ada aplikasi, maka di mana-mana yang ada internet, mereka bisa melakukan (registrasi kartu SIM)," ungkapnya.
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, melihat masyarakat yang ada di daerah 3T, merasakan jaringan sinyal yang ada terbatas.
"Sinyalnya cuma bisa yang ada do dekat pusat kota, (gunakan hp) untuk telepon dan SMS," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Registrasi SIM via Face Recognition, Pemerintah Diminta Ingat Lagi Kasus Kebocoran Data Dukcapil
-
Registrasi Kartu SIM Gunakan Biometrik, Pakar Ungkap Risiko Bocor yang Dampaknya Seumur Hidup
-
Rencana Registrasi SIM Pakai Data Biometrik Sembunyikan 3 Risiko Serius
-
Indosat Naikkan Kapasitas Jaringan 20%, Antisipasi Lonjakan Internet Akhir Tahun
-
Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik Picu Kekhawatiran Keamanan Data Pribadi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi