- MODENA meraih ICX Award 2025 berkat kepuasan pelanggan tinggi pada kompor listrik dan *water heater* di enam kota besar Indonesia.
- Penghargaan tersebut validasi strategi inovasi perusahaan, terutama teknologi *Low Power Constant Heat* pada kompor induksi terbarunya.
- Penilaian ICX didasarkan pada CSAT, NPS, dan CES, dengan kategori *water heater* menawarkan total 30 tipe produk bervariasi.
Suara.com - MODENA kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan produk elektronik rumah tangga yang berorientasi pada pengalaman pengguna.
Berdasarkan hasil survei pengalaman pelanggan di enam kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar, produk kompor listrik dan water heater Modena menjadi pilihan utama konsumen.
Pengakuan tersebut tercermin dari raihan Indonesia Customer Experience (ICX) Award 2025, beberapa waktu lalu.
Penilaian dilakukan melalui survei mendalam terhadap konsumen, dengan mengukur kepuasan, loyalitas, serta kemudahan penggunaan produk.
Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya, mengatakan capaian ini semakin menguatkan posisi perusahaan di kategori kompor dan pemanas air, sekaligus menjadi validasi atas strategi inovasi yang dijalankan perusahaan.
“Pencapaian ini memperkuat posisi kepemimpinan Modena di kategori kompor dan water heater. Kami terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan konsumen, termasuk menghadirkan fitur Low Power Constant Heat yang menjadikannya sebagai brand pertama dan satu-satunya dengan teknologi tersebut pada seri built-in induction hob terbaru,” ujar Teddy.
Tak hanya pada kompor listrik, perusahaan juga memperluas lini produk pemanas air dengan menghadirkan total 30 tipe water heater yang dirancang untuk berbagai kebutuhan hunian.
“Ragam pilihan ini memberikan fleksibilitas yang luas bagi konsumen untuk memilih water heater yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka,” tambahnya.
Penilaian ICX sendiri didasarkan pada tiga indikator utama, yakni Customer Satisfaction Index (CSAT) untuk mengukur kepuasan pelanggan, Net Promoter Score (NPS) untuk melihat tingkat rekomendasi konsumen, serta Net Effort Score (CES) yang menilai kemudahan penggunaan produk dan interaksi dengan merek.
Baca Juga: 5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
Berdasarkan ketiga indikator tersebut, produk kompor listrik mencatatkan nilai indeks ICX sebesar 8,39, sementara kategori water heater meraih nilai 8,35, menempatkan keduanya di peringkat teratas.
Kompor Listrik dengan Teknologi Low Power Constant Heat
Pada kategori kompor listrik, Modena menghadirkan tiga seri built-in induction hob terbaru, yakni BI 3321 EBBK, BI 3721 EBBK, dan BI 4725 EBBK.
Seluruhnya telah dibekali teknologi Low Power Constant Heat, yang memungkinkan suhu panas tetap stabil meski digunakan pada daya listrik rendah.
Fitur ini menjawab keluhan umum pengguna kompor listrik terkait panas yang tidak konsisten, terutama saat memasak dalam durasi lama atau pada kondisi daya terbatas.
Teknologi tersebut memungkinkan kontrol suhu yang lebih presisi, cocok untuk proses memasak seperti melelehkan cokelat, menjaga saus tetap hangat, atau merebus sup secara perlahan tanpa risiko panas berlebih.
Berita Terkait
-
Begini Cara Modena Lindungi Konsumen dari Fake Service
-
Pasar Water Heater Ramai, Modena Siap Pimpin Inovasi dengan Seri Onyx!
-
Kompor Listrik vs Kompor Gas, Mana yang Bisa Digunakan Untuk Masak Rendang Saat Lebaran?
-
Alasan Mengapa Ariston Water Heater adalah Produk Pemanas Air Terbaik dan Hemat Listrik
-
Viral Karena Tolak Kompor Listrik, Mulan Jameela: Emak-emak Kita Tidak Bisa Lepas dari Kompor Gas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan