Suara.com - Pindah ke ponsel baru sering kali membuat kita bingung soal data aplikasi, terutama aplikasi penting seperti JKN Mobile.
Kabar baiknya, memindahkan akun JKN Mobile sebenarnya sangat sederhana karena akun Anda terikat pada data kepesertaan BPJS Kesehatan, bukan pada perangkat fisik tertentu.
Berikut adalah panduan lengkap cara memindahkan akun JKN Mobile ke HP baru dengan aman dan cepat.
Persiapan Sebelum Memulai
Sebelum mengunduh aplikasi di ponsel baru, pastikan Anda menyiapkan hal-hal berikut:
- Nomor KIS atau NIK: Gunakan Nomor Induk Kependudukan (KTP) jika lupa nomor kartu BPJS.
- Password Akun: Kata sandi yang Anda buat saat pertama kali mendaftar.
- Nomor HP Aktif: Pastikan nomor yang terdaftar di BPJS masih aktif untuk menerima kode OTP (verifikasi).
Langkah-Langkah Memindahkan Akun
1. Unduh Aplikasi JKN Mobile
Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS) di ponsel baru Anda. Cari "Mobile JKN" dan pastikan pengembangnya adalah BPJS Kesehatan. Klik instal dan tunggu hingga selesai.
2. Pilih Menu Masuk/Daftar
Baca Juga: Rieke 'Oneng' Kritik Sengkarut Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa Rakyat yang Dipertaruhkan
Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi tersebut. Di halaman awal, Anda akan melihat pilihan di pojok kiri atas. Pilih menu "Masuk/Daftar", lalu klik opsi "Masuk".
3. Masukkan Data Login
Anda tidak perlu mendaftar lagi sebagai peserta baru. Cukup masukkan:
- Jenis identitas (pilih NIK atau Nomor Kartu BPJS).
- Nomor identitas Anda.
- Password akun JKN Mobile.
- Kode Captcha yang muncul di layar dengan benar.
4. Verifikasi Perangkat (Jika Diminta)
Demi keamanan, sistem biasanya akan mendeteksi login dari perangkat baru. Jika diminta verifikasi:
- Pilih metode pengiriman kode verifikasi (biasanya melalui SMS ke nomor HP terdaftar).
- Masukkan kode OTP yang Anda terima ke dalam aplikasi.
- Catatan: Pastikan Anda memiliki pulsa yang cukup untuk menerima SMS OTP.
5. Selesai dan Hapus di HP Lama
Berita Terkait
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?
-
Terpopuler: Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak, 5 Bedak yang Awet 12 Jam
-
Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga
-
Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+