- Meta resmi mengalihkan prioritas strategis dari realitas virtual (VR) menuju fokus pada pengguna dan ekosistem seluler.
- Platform Horizon Worlds kini bertransformasi menjadi aplikasi yang hampir sepenuhnya berorientasi pada perangkat seluler, bukan VR.
- Pertumbuhan signifikan pengguna seluler Horizon mendorong Meta memperluas alat pengembangan dan model monetisasi untuk menantang Roblox.
Siap Tantang Roblox dan Fortnite?
Langkah ini menempatkan Meta langsung berhadapan dengan raksasa dunia game sosial seperti Roblox dan Fortnite.
Keduanya telah lebih dulu menguasai pasar dunia virtual berbasis komunitas dengan ekosistem kreator yang matang dan model bisnis yang kuat.
Pertanyaannya: mampukah Meta mengejar ketertinggalan?
Restrukturisasi ini memang masuk akal secara bisnis. Mobile memiliki basis pengguna jauh lebih luas dibanding VR headset. Namun, di balik strategi baru tersebut, ada konsekuensi pahit.
Divisi Reality Labs dilaporkan memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya, sebuah langkah efisiensi yang menandakan tekanan internal.
Dari Ambisi VR ke Realita Mobile
Ketika Meta mengganti namanya pada 2021, dunia melihatnya sebagai deklarasi perang terhadap masa depan internet berbasis VR. Namun lima tahun berselang, realitas pasar berbicara lain. Alih-alih headset VR, justru smartphone yang kembali menjadi pusat gravitasi metaverse.
Apakah ini tanda Meta menyerah pada mimpi VR? Atau justru strategi cerdas untuk tetap relevan di tengah kompetisi sengit ekonomi kreator digital?
Baca Juga: Meta Siapkan Smartwatch Baru 2026, Tantang Apple Watch dan Galaxy Watch?
Satu hal yang pasti, pertarungan metaverse kini tak lagi terjadi di headset mahal, melainkan di layar ponsel yang ada di genggaman miliaran orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
5 HP Layar Lebar dengan Stylus Pen untuk Desain Grafis, Smartphone Rasa Laptop
-
Teaser Misterius Beredar, Naughty Dog Siapkan Game Uncharted 5?
-
Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 April 2026: Ada Bundel Quackman, Emote, dan AK47 Lava
-
7 HP Murah dengan Kamera Bagus di April 2026, Tak Kalah dari iPhone
-
6 Kode Redeem Honkai Star Rail Terbaru April 2026: Klaim Stellar Jade dan Fuel Gratis
-
Komdigi Panggil Google-Meta Buntut Tak Patuh PP Tunas, Cecar 29 Pertanyaan
-
3 Keunggulan Vivo T5 Pro: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo dan Chip Kencang
-
Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar
-
HP Murah Redmi A7 Pro 5G Debut Pekan Depan: Harga Bocor, Usung HyperOS 3