- Ampverse, perusahaan pemasaran gim Asia Tenggara, resmi berekspansi ke Indonesia untuk memperkuat strategi pemasaran berbasis komunitas.
- Ekspansi ini didorong kebutuhan klien yang kini menuntut strategi pemasaran komunitas terukur dan berbasis kinerja jelas.
- Ampverse membawa sistem analitik berbasis AI (AGI) untuk optimasi pemilihan kreator dan alokasi anggaran pemasaran gim.
Salah satu senjata utama yang dibawa Ampverse ke Indonesia adalah Ampverse Gaming Intelligence (AGI), sistem analitik berbasis AI yang memanfaatkan data kampanye sebelumnya serta basis data kreator gim di berbagai pasar operasionalnya.
AGI dirancang untuk membantu dua keputusan krusial, yakni pemilihan kreator dan alokasi anggaran.
Alih-alih hanya melihat jumlah pengikut, sistem ini menganalisis indikator perilaku audiens seperti durasi tonton, tingkat retensi, afinitas komunitas, hingga performa historis kampanye.
Dalam salah satu studi internal, Ampverse menemukan bahwa kreator gim skala menengah dengan retensi audiens tinggi mampu menghasilkan unduhan lebih efektif dibanding influencer besar.
Temuan ini mendorong penyesuaian anggaran agar kampanye lebih efisien.
Head of Client Solutions Ampverse, Mohammad Rezza Fachri Pratama, menilai pendekatan tradisional dalam pemasaran gim sudah tidak lagi relevan.
“Banyak merek masih memperlakukan gim sebagai ruang penempatan iklan, bukan ruang komunitas,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa strategi harus selaras dengan kultur gamer.
“Jika sebuah merek tidak menambah nilai pada pengalaman bermain atau mekanik komunitas, strategi aktivasi perlu dirancang ulang," ucapnya.
Baca Juga: Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
Kampanye Interaktif Jadi Model Baru
Salah satu contoh pendekatan tersebut adalah kampanye KFC Secret Menu x Aimlabs Gaming Challenge, yang memanfaatkan platform latihan bidik berbasis keterampilan dan diperkuat melalui kreator, live streaming, VOD, hingga integrasi QR di gerai.
Pendekatan ini dinilai lebih natural karena mengikuti logika progres dan partisipasi yang sudah familiar di kalangan gamer.
Dengan ekspansi ke Indonesia, Ampverse tidak hanya membawa layanan influencer marketing konvensional, tetapi juga model pemasaran berbasis komunitas dan AI yang lebih terukur.
Di tengah pertumbuhan industri gim nasional yang semakin kompetitif, kehadiran pemain regional dengan pendekatan data-driven seperti Ampverse menandai fase baru, yakni pemasaran gim tak lagi soal eksposur semata, melainkan soal keterlibatan, retensi, dan hasil nyata yang bisa diukur.
Berita Terkait
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kinerja Digiplus 2025 Moncer, Ekspansi Gerai dan Ekosistem Lifestyle Digital Jadi Kunci Pertumbuhan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
-
Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026
-
3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga
-
5 HP Chipset Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Memori Luas dan Performa Stabil
-
Oppo Reno 16 Global Usung Snapdragon dan Aksesori Bubble, Bersiap ke Indonesia
-
Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream