- Google dan YouTube mendukung PP Tunas, namun menolak pembatasan total akses digital anak di Indonesia.
- Perusahaan menekankan perlindungan berbasis teknologi terintegrasi serta fleksibilitas kontrol orang tua atas pengalaman daring.
- Berbagai fitur keamanan dan edukasi digital telah diterapkan, terbukti meningkatkan rasa aman dan akses pembelajaran.
Suara.com - Google dan YouTube menegaskan komitmennya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak, sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia melalui PP Tunas.
Namun, keduanya menekankan bahwa pendekatan terbaik bukanlah pembatasan total, melainkan perlindungan berbasis teknologi dan peran orang tua.
“Kami percaya bahwa anak-anak layak mendapatkan ruang untuk belajar, tumbuh, dan bereksplorasi secara aman di dunia daring,” tulis Google dalam situs resminya, Jumat (27/3/2026).
Selama lebih dari satu dekade, Google dan YouTube mengembangkan berbagai sistem keamanan digital untuk generasi muda, tanpa harus membatasi akses mereka sepenuhnya.
Dukung PP Tunas tapi Tolak Larangan Menyeluruh
Google menyatakan sejalan dengan tujuan pemerintah, terutama dalam pendekatan penilaian mandiri berbasis risiko (risk-based self-assessment).
“Pendekatan ini memberikan insentif untuk fitur perlindungan terintegrasi, bukan pelarangan secara menyeluruh,” ujarnya.
Menurut mereka, regulasi ideal seharusnya memberikan fleksibilitas bagi orang tua untuk menentukan pengalaman digital anak sesuai usia, bukan menerapkan blanket ban.
Google mengungkap bahwa fitur pengawasan yang mereka kembangkan telah terbukti efektif di Indonesia.
Baca Juga: Google Klaim Android Lebih Cepat dari iPhone untuk Browsing, Ini Bukti Benchmark Terbarunya
“Sebanyak 92 persen orang tua di Indonesia setuju fitur ini menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan terkontrol,” ungkap perusahaan berbasis di Mountain View itu.
Beberapa fitur unggulan yang diperkenalkan antara lain:
- Pembatasan waktu menonton YouTube Shorts hingga nol
- Teknologi verifikasi usia berbasis AI
- Penguncian layar dan jadwal penggunaan lewat Family Link
- Fitur digital wellbeing seperti pengingat istirahat dan pembatasan notifikasi malam
Semua ini dirancang untuk memberi kendali lebih besar kepada orang tua.
Google juga menyoroti peran YouTube dalam dunia pendidikan Indonesia.
“YouTube adalah ruang belajar terbuka terbesar di Indonesia,” katanya
Platform ini dinilai membantu pemerataan akses pendidikan, terutama bagi siswa di daerah terpencil.
Berita Terkait
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Ada PP Tunas, Mendagri Janjikan Insentif ke Pemda Jika Batasi Anak Main Medsos
-
7 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026 Selain Google Maps
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet
-
Aplikasi Google Translate Hadirkan Fitur Pin, Begini Cara Kerjanya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+