- Amartha meluncurkan platform donasi digital Amartha Empower untuk memperluas filantropi dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
- Platform ini berizin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS sejak 2025, mendukung tata kelola dana donasi yang kredibel.
- Amartha Empower telah menyalurkan Rp2,5 miliar untuk pemulihan UMKM pascabanjir di Aceh dan Sumatra, termasuk perbaikan irigasi.
Suara.com - Perusahaan teknologi finansial Amartha resmi meluncurkan platform donasi digital bertajuk Amartha Empower sebagai strategi memperluas peran filantropi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Langkah ini hadir di tengah tren meningkatnya semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan World Giving Index, Indonesia konsisten menjadi salah satu negara paling dermawan di dunia, dengan pola donasi yang kini berkembang dari bantuan darurat menuju program sosial berkelanjutan.
Platform Amartha Empower berada di bawah naungan Amartha.org, yang dibentuk untuk memperluas dampak sosial dari ekosistem layanan keuangan digital Amartha.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi bisnis berbasis dampak (impact-driven business) yang mengintegrasikan pembiayaan dan filantropi.
Chairman Amartha.org, Aria Widyanto, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan kelanjutan dari model bisnis gotong royong yang telah dibangun perusahaan selama lebih dari satu dekade.
“Sejak berdiri pada 2010, Amartha mengembangkan model gotong royong dengan menghubungkan investor dan jutaan UMKM perempuan di perdesaan melalui akses permodalan. Kami percaya bahwa kemajuan sejati lahir ketika masyarakat desa memiliki akses terhadap modal dan dukungan komunitas yang lebih kuat,” ujarnya.
Melalui Amartha Empower, dia menambahkan, ingin membawa semangat yang sama ke ranah donasi publik.
"Dengan dukungan jaringan yang telah menjangkau lebih dari 50.000 desa, kontribusi publik akan dihubungkan dengan berbagai program pemberdayaan yang membantu masyarakat desa memperkuat usaha dan menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan,” katanya lagi.
Perkuat Ekosistem Zakat dan Donasi Digital
Baca Juga: PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026, Baru X dan Bigo Live yang Patuh
Untuk memastikan tata kelola dana yang kredibel, Amartha Empower telah mengantongi izin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Badan Amil Zakat Nasional sejak 2025.
Status ini memungkinkan platform menghimpun dan menyalurkan zakat, donasi, serta sedekah secara terstruktur dan profesional.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan penetapan tersebut akan memperluas akses masyarakat terhadap kanal donasi digital.
“Penetapan Yayasan Amartha sebagai UPZ oleh BAZNAS menjadi langkah untuk memudahkan ekosistem Amartha dalam menyalurkan zakat secara amanah dan profesional. Kami berharap penghimpunan dana dapat semakin optimal, termasuk melalui kanal digital, sehingga manfaatnya semakin luas,” jelasnya.
Dampak Nyata: Dari Donasi ke Pemulihan Ekonomi
Implementasi Amartha Empower telah terlihat dalam program pemulihan pascabanjir di Aceh dan Sumatra.
Berita Terkait
-
Jelang THR Cair, Waspada! Penipuan Digital Mengintai Lewat Link Palsu
-
Pelanggan Berbayar iQIYI di Indonesia Naik 5 Kali Lipat Berkat C-Drama dan Konten Lokal
-
Arkadia Digital Media (DIGI) Luncurkan Aura Research, Layanan Riset dan Analisis Isu Media Digital
-
LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat
-
Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan