Suara.com - iQIYI International, salah satu platform streaming terkemuka di Asia, hari ini mengumumkan pertumbuhan yang kuat di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar dengan pertumbuhan tercepat bagi platform Over-The-Top (OTT) ini di Asia Tenggara. Sejak meluncurkan kembali layanannya di Indonesia, platform ini mencatat hampir dua kali lipat pertumbuhan Monthly Active Users (MAU) serta peningkatan sekitar lima kali lipat pada jumlah pelanggan berbayar. Menurut Laporan Media Partners Asia (MPA), pencapaian ini juga mendorong iQIYI International menjadi platform OTT terbesar keempat di Indonesia berdasarkan jumlah MAU, yang menunjukkan kuatnya strategi perusahaan dalam menghadirkan konten unggulan serta pendekatan yang disesuaikan dengan preferensi penonton lokal di salah satu pasar streaming paling kompetitif di kawasan.
Konten Premium Tiongkok Dorong Engagement Penonton
iQIYI International mencatat momentum pertumbuhan yang kuat di Indonesia seiring meningkatnya minat penonton terhadap hiburan Asia, khususnya konten dari Tiongkok yang semakin berkontribusi pada stabilnya jumlah penonton dan loyalitas pengguna. MPA menunjukkan bahwa konten Tiongkok kini menempati peringkat keempat dari sisi jangkauan dan tingkat engagement penonton di Asia Tenggara, sekaligus menjadi salah satu kategori konten dengan pertumbuhan tercepat. Baik C-Drama berdurasi panjang maupun microdrama dengan format pendek, konten-konten tersebut mendapat respons positif dari penonton, didorong oleh alur cerita yang kuat serta semakin populernya para bintang asal Tiongkok.
Sebagai upaya menghadirkan pengalaman yang lebih dekat bagi penggemar di Indonesia, iQIYI International baru-baru ini menggelar fan meeting di Jakarta bersama Chen Zheyuan dan Esther Yu, bintang dari dua C-Drama terpopuler tahun 2025, Speed and Love dan Fated Hearts. Acara yang merupakan bagian dari iQIYI Starship Project ini memberi kesempatan bagi para penggemar untuk bertemu langsung dengan para idolanya, menikmati berbagai merchandise eksklusif, serta merasakan atmosfer komunitas penggemar yang lebih hidup. Melalui kegiatan ini, iQIYI semakin memperkuat hubungan antara penonton, konten, dan para aktor sekaligus mendorong antusiasme komunitas penggemar di Indonesia. Sebagai bentuk komitmen terhadap penggemar di Indonesia, kedepannya iQIYI juga akan mendatangkan lebih banyak bintang C-Drama di tahun ini.
Kolaborasi Lokal dan Konten Orisinal Perkuat Strategi di Dalam Negeri
iQIYI International tidak hanya menghadirkan konten Asia premium bagi penonton di Indonesia, tetapi juga memperkuat komitmen jangka panjangnya di pasar lokal melalui perluasan distribusi serta pengembangan produksi kreatif dari kreator lokal.
Dalam memperluas distribusi, iQIYI International menjalin kolaborasi lebih erat dengan dua mitra utama di Indonesia, yaitu Telkomsel dan Vision+. Kemitraan ini tidak hanya memudahkan akses penonton terhadap layanan iQIYI di berbagai wilayah, tetapi juga membuka peluang menjangkau segmen pelanggan baru sekaligus memperkuat kehadiran platform ini dalam ekosistem digital Indonesia.
Dalam pengembangan konten lokal, iQIYI International semakin memperkuat fokusnya pada produksi konten orisinal Indonesia. Menurut Media Partners Asia (MPA), konten orisinal Indonesia kini berada di jajaran teratas penayangan Video on Demand (VOD) premium dan bersaing langsung dengan drama Korea, dengan masing-masing meraih sekitar 30% pangsa penonton. Melihat tren ini, iQIYI International menggandeng sejumlah rumah produksi ternama untuk mengembangkan judul orisinal Indonesia, salah satunya yaitu Bercinta Dengan Maut yang akan diluncurkan pada pertengahan 2026.
Peluang Industri dan Strategi iQIYI ke Depan
Baca Juga: Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM
Menurut laporan terbaru Media Partners Asia (MPA), pelanggan streaming berbayar di Indonesia meningkat 23% pada 2025, menjadikannya salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara. Indonesia juga menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan pelanggan baru serta durasi menonton di kawasan. Secara keseluruhan, pasar streaming berbayar di Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura telah melampaui 61 juta pelanggan pada 2025.
“Indonesia merupakan pasar streaming yang sangat besar dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa. Kami melihat semakin banyak penonton yang bersedia berlangganan, komunitas penggemar yang sangat aktif, serta meningkatnya minat terhadap konten Tiongkok dan konten lokal,” kata Dinesh Ratnam, Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI. “Kami akan terus memperkuat kehadiran di pasar ini melalui kolaborasi dengan berbagai mitra untuk menghadirkan hiburan Asia terbaik bagi pengguna kami. Kami juga sangat menantikan peluncuran deretan judul orisinal Indonesia pertama dari iQIYI.”
Seiring dengan semakin berkembangnya layanan streaming di Asia Tenggara, iQIYI International memposisikan Indonesia sebagai pusat strategis dengan menggabungkan konten premium, investasi lokal, serta pengalaman yang berfokus pada penggemar untuk menghadirkan penawaran hiburan yang lebih menarik bagi penonton di Indonesia.
Tentang iQIYI International
iQIYI menghadirkan iQIYI International (iq.com dan aplikasi internasionalnya), layanan streaming yang menyajikan beragam serial TV dan film Asia bagi penonton global. Layanan ini dapat diakses melalui berbagai perangkat yang terhubung dengan internet di 191 wilayah di seluruh dunia, dengan antarmuka dan subtitle yang tersedia dalam 12 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, Inggris, Melayu, Thai, Vietnam, Korea, dan Spanyol. Saat ini, iQIYI International telah melayani lebih dari 100 juta pengguna dengan katalog konten yang mencakup lebih dari 1.700 judul drama, variety show, dan anime, serta sekitar 2.000 film. iQIYI International juga memiliki kantor lokal di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Amerika Utara.***
Berita Terkait
-
Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM
-
Ramadan Madani, Maknai Harmoni: Dari Sabang ke Merauke, PNM Tebar Kebaikan Bagi Anak Yatim - Dhuafa
-
PNM Hadirkan Cici Rosa, Bazar Ramadan Buka Akses Pasar Bagi Ribuan Nasabah
-
Meriam Bellina - Ikang Fawzi Perankan Orang Tua dengan Ujian Berat di Film "Titip Bunda di Surga-Mu"
-
Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Kinerja BBRI di Tengah Kabar Dividen, Berapa Target Harga Sahamnya?
-
LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
-
Harga Emas di Pegadaian Anjlok Drastis Hari Ini, Cek Rinciannya
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen
-
Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200
-
Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Mudik Gratis ke 80 Kota
-
Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'
-
PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar