Suara.com - HP 5G terbaru menjadi artikel terpopuler kanal Tekno hari ini, Minggu, 4 April 2026. Tak cuma baru, rekomendasi ini menawarkan HP 5G paling murah juga.
Ada juga rekomendasi HP baterai jumbo paling murah yang bisa kamu pertimbangkan. Ditambah, OPPO merilis bocoran terbarunya.
Kabar terkini lainnya di dunia tekno, Komdigi baru saja memanggil Meta dan Google. Untuk lebih jelasnya, yuk scroll dan baca-baca berita di bawah ini.
1. 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
HP sinyal terkuat atau HP 5G kini makin mudah dijangkau mulai dari harga Rp1 jutaan, Rp2 jutaan, hingga kelas flagship dengan spesifikasi unggulan.
HP support 5G mendukung koneksi internet yang lebih cepat dan stabil sehingga cocok untuk streaming, gaming, hingga aktivitas online harian.
2. 5 HP Baterai Jumbo Paling Murah untuk Menunjang Produktivitas Harian Anda
Cek rekomendasi HP baterai jumbo paling murah bulan April 2026. Meski memiliki kapasitas baterai yang besar, ponsel-ponsel di bawah ini dijual Rp1 jutaan saja.
Baca Juga: Meta dan Google Dipanggil Komdigi, KPAI Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas
Memiliki HP murah dengan kapasitas baterai yang besar bisa menguntungkan buat Anda yang tak suka sering mengisi daya.
3. Bocoran Terbaru! Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro, Dilengkapi Layar 2K+, Kamera 200MP, Baterai Jumbo
Menjelang peluncuran resmi pada 21 April 2026 di China, bocoran terbaru mengenai Oppo Find X9 Ultra dan Find X9s Pro telah muncul, menawarkan detail menarik bagi penggemar teknologi dan smartphone flagship.
Model Ultra bahkan dipastikan akan diluncurkan secara global pada hari yang sama.
4. 5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI
Untuk mewaspadai deepfake call, Anda perlu bisa membedakan CS bank asli dan yang pakai AI agar Anda tidak kena penipuan.
Tahukah Anda bahwa deepfake call atau penipuan berbasis video call sedang marak belakangan ini.
5. Meta dan Google Dipanggil Komdigi, KPAI Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas
Langkah tegas pemerintah terhadap raksasa teknologi seperti Meta dan Google mendapat dukungan penuh dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Lembaga tersebut menegaskan bahwa seluruh platform digital wajib mematuhi aturan perlindungan anak yang tertuang dalam PP No.17 Tahun 2025 atau PP Tunas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis
-
Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton
-
Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal
-
BRI Dukung Arahan Presiden Optimalkan Potensi Emas Indonesia
-
Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT