Tekno / Internet
Rabu, 08 April 2026 | 10:05 WIB
Ilustrasi HyperOS. [Xiaomi]
Baca 10 detik
  • Xiaomi mengklarifikasi pada 7 April 2026 bahwa laporan bug pengguna sebenarnya merupakan fitur baru sistem HyperOS.
  • Fitur kontrol media layar kunci dan tata letak baterai dirancang untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan navigasi pengguna.
  • Pembaruan sistem interaksi melalui haptik tombol volume bertujuan menciptakan pengalaman antarmuka yang lebih modern dan intuitif.

Perubahan sensasi getaran saat menekan tombol volume juga tak luput dari laporan pengguna. Sebagian mengira ini masalah pada hardware.

Xiaomi HyperIsland di HyperOS 3. [Suara.com/Dythia]

Padahal, Xiaomi memastikan bahwa ini merupakan bagian dari pembaruan sistem interaksi (UX).

Respons haptik tersebut dirancang ulang untuk memberikan pengalaman yang lebih halus dan modern sesuai dengan generasi terbaru HyperOS.

Perubahan Besar di Balik HyperOS

Lewat Xiaomi HyperOS, Xiaomi tidak hanya mengganti nama sistem operasi, tetapi juga merombak cara pengguna berinteraksi dengan perangkat.

Beberapa perubahan mungkin terasa asing di awal, namun dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih cepat, intuitif, dan terintegrasi dalam jangka panjang.

Meski sempat dianggap bug, fitur-fitur ini justru menunjukkan arah baru Xiaomi dalam membangun ekosistem yang lebih canggih dan futuristik.

Load More