-
Sistem IGRS diduga bocorkan data sensitif pengembang dan cuplikan game AAA.
-
Media internasional dan pelaku industri menyoroti minimnya proteksi keamanan data IGRS.
-
Kebocoran ini berdampak pada judul game besar yang belum resmi dirilis.
Suara.com - Pelabelan Indonesia Game Rating System (IGRS) sempat trending oleh forum game lokal pada 5-6 April 2026. Sistem IGRS sekarang semakin 'mendunia' setelah pengamat industri menilai sistem IGRS banyak celah sehingga 'tak sengaja' serta diduga membocorkan game AAA.
Sistem IGRS yang 'rawan' bahkan menjadi topik perbincangan publisher game lokal hingga sekelas Manajer Rating Riot Games.
Tak hanya gamer Indonesia, IGRS sekarang menuai sorotan dari gamer internasional.
Sejumlah media gaming ternama dari Eropa dan Amerika Serikat bahkan membahas dugaan kebocoran data dari IGRS.
Sebagai informasi, IGRS merupakan sistem untuk mengklasifikasikan judul game berdasarkan segmen usia pengguna.
Salah satu awal kehebohan bermula dari pembahasan gamer melalui forum di Reddit.
Postingan dari r/GamingLeaksAndRumours dan EqualArmy_ langsung memancing perhatian gamer internasional.
"IGRS baru saja secara tidak sengaja membocorkan lebih dari 1000 email pengembang dan cuplikan gameplay AAA yang belum dirilis. (Perlu dipertimbangkan dengan hati-hati). Saat seseorang sedang membangun antarmuka alternatif untuk IGRS (platform resmi pemerintah Indonesia untuk mengklasifikasikan dan mengatur game), mereka menemukan masalah keamanan yang serius. Situs tersebut tampaknya membiarkan entri game tersembunyi/belum dirilis dapat diakses melalui API publik, sehingga mengekspos sekitar 1.000 email pengembang, termasuk nama-nama besar dari studio AAA dan Hoyoverse. Tidak hanya itu, situs tersebut juga berisi cuplikan gameplay dan detail dari beberapa judul yang belum dirilis, seperti 007 First Light dan Echoes of Aincrad," bunyi keterangan pada postingan Reddit yang viral.
Pengamat serta pelaku industri menyoroti adanya link Google Drive publik serta celah keamanan serius yang diduga membuat tanggal perilisan hingga gameplay proyek AAA bocor sebelum waktunya.
Baca Juga: Perkumpulan Developer Game Bertemu Komdigi, Bahas Keresahan Tentang RC di IGRS
IGRS Menuai Sorotan Banyak Pihak
Media gaming ternama seperti VGC, IGN, GameSpot, NintendoLife, GameRant, dan masih banyak lagi langsung menyoroti isu kebocoran data dari IGRS.
Video Games Chronicle (VGC), media gaming besar asal Inggris, menyoroti adanya 'rekaman gameplay dari banyak game yang belum dirilis, dikirimkan secara pribadi untuk keperluan klasifikasi, menjadi terekspos'.
Kris Antoni selaku founder Toge Productions ikut membicarakan kehebohan di Reddit serta menyindir dengan kalimat 'Negara Open Source'.
"Ternyata tidak hanya sistem klasifikasinya yang berantakan, proteksi keamanan datanya juga ternyata tidak ada. Kalau kayak gini, gameplay dan konten bakal bocor semua bahkan sebelum reveal announcement gamenya. Negara Open Source memang mantab," tulis Kris Antoni di X pada Minggu (12/04/2026).
Insiden apes ini menjadi pukulan telak bagi IO Interactive, pengembang di balik 007: First Light.
Berita Terkait
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran
-
Hindari GTA 6, Peluncuran Game Fable Diprediksi Alami Penundaan
-
Film Metal Gear Solid Dapat Lampu Hijau dari Sony, Libatkan Sutradara Final Destination
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik
-
Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB
-
HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan
-
itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless
-
Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta