-
Tiga produk Apple terbaru resmi terdaftar di laman Postel dan TKDN.
-
MacBook Neo hadir sebagai laptop ekonomis dengan chip A18 Pro.
-
iPhone 17e tawarkan performa chip A19 dengan harga sepuluh jutaan saja.
Nomor model A3634 telah lolos sertifikasi di laman P3DN Kemenperin. A3634 sendiri merupakan nomor model untuk iPhone 17e.
HP flagship 'paling murah' dari jajaran iPhone 17 series ini berhasil mengantongi nilai TKDN 40 persen.
Sayang, A3634 atau iPhone 17e masih belum terdaftar di Postel Komdigi sehingga kita perlu sedikit bersabar.
Saat debut di AS, iPhone 17e (256GB) hanya dibanderol 599 dolar AS atau Rp10 jutaan saja.
iPhone 17e menawarkan peningkatan performa signifikan berkat chipset A19 fabrikasi 3nm yang diklaim dua kali lebih cepat dari iPhone 11, serta penggunaan modem C1X mandiri yang memberikan koneksi 5G lebih stabil namun 30 persen lebih hemat daya.
Secara fisik, ponsel ini semakin tangguh dengan lapisan Ceramic Shield 2 yang tiga kali lebih tahan gores, bodi aluminium kelas dirgantara bersertifikasi IP68, serta layar Super Retina XDR 6,1 inci yang dilengkapi teknologi anti-refleksi untuk kenyamanan visual di bawah sinar matahari.
Sektor fungsionalitas kini lebih modern dengan hadirnya Action Button yang dapat dikustomisasi dan kapasitas penyimpanan standar yang meningkat dua kali lipat menjadi 256 GB.
3. Apple MacBook Air M5
PT Apple Indonesia mendaftarkan MacBook Air M5 di laman sertifikasi TKDN dan Postel Komdigi pada 14 April 2026.
Baca Juga: BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
Saat debut di Amerika Serikat, MacBook Air 13 inci dengan prosesor M5 dijual mulai dari 1.099 dolar (AS), dan 999 dolar (AS) untuk versi pendidikan.
Melalui laman resmi Apple, MacBook Air M5 diklaim menghadirkan lonjakan performa signifikan melalui integrasi system-on-a-chip terbaru yang dirancang untuk efisiensi termal tanpa kipas.
Chip M5 ini mengusung arsitektur fabrikasi yang lebih rapat, memungkinkan peningkatan kecepatan pemrosesan pada CPU dan GPU untuk menangani tugas berat seperti penyuntingan video resolusi tinggi dan rendering grafis dengan lebih mulus.
Selain itu, peningkatan pada Neural Engine memberikan kemampuan pemrosesan AI yang jauh lebih responsif, mendukung berbagai fitur otomasi cerdas dan analisis data secara real-time dengan konsumsi daya yang tetap minimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap
-
5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan
-
Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya
-
4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional
-
Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh
-
Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia
-
Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB
-
Konfigurasi Memori Realme C81 Terungkap, Calon HP Murah Baru Mirip iPhone
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 19 April 2026, Klaim Hadiah Sekarang dan Aktifkan Multi-Bind
-
40 Kode Redeem FC Mobile 19 April 2026, Star Signings Siap Hadir di TOTS dan Bonus Kompensasi