-
Tim Cook resmi mundur dan menunjuk John Ternus jadi CEO Apple.
-
John Ternus merupakan veteran 25 tahun yang memimpin pengembangan hardware Apple.
-
Masa jabatan John Ternus sebagai CEO Apple dimulai per 1 September 2026.
Berbeda dengan Tim Cook yang ahli dalam operasional dan rantai pasokan, Ternus adalah seorang product person sejati.
Ia digambarkan lebih mirip dengan Cook dalam gaya kepemimpinan yang tenang dan terukur, bukan tipe visioner meledak-ledak seperti Steve Jobs.
Pada Juli 2001, Ternus bergabung dengan Apple. Saat itu, Steve Jobs baru saja membalikkan nasib perusahaan dengan iMac, dan Apple sedang bersiap meluncurkan berbagai produk yang akan mengubah industri.
Ternus memulai kariernya di tim product design, mengerjakan Apple Cinema Display — monitor eksternal untuk Mac.
Pada 2013, ia diangkat sebagai Vice President of Hardware Engineering di bawah Dan Riccio.
Dari posisi ini, ia mulai mengawasi pengembangan berbagai lini produk besar Apple (termasuk seluruh generasi iPad, AirPods dari nol hingga menjadi kategori tersendiri, serta berbagai varian Mac)
Tahun 2020, tanggung jawabnya makin besar. Ia juga diserahi kendali atas hardware iPhone, lini produk terpenting Apple.
Setahun kemudian, tepatnya Januari 2021, Ternus resmi naik jabatan menjadi Senior Vice President of Hardware Engineering, menggantikan Dan Riccio yang beralih fokus ke proyek AR/VR.
Sebagai SVP, Ternus memimpin seluruh tim hardware Apple: iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, AirPods, hingga Apple Vision Pro.
Ia juga menjadi wajah yang sering tampil di berbagai Apple Event, memperkenalkan produk-produk baru langsung ke publik. Berikut ringkasan profil John Ternus:
- Nama: John Ternus
- Tanggal Lahir: 12 Mei 1975
- Umur: 50 Tahun
- Pendidikan: Wakil Presiden Senior untuk Rekayasa Perangkat Keras di Apple
- Karier: Insinyur mekanik di Virtual Research Systems (Juli 1997- Juni 2001)
Anggota Tim Desain Produk Apple Computer (Juli 2001)
VP Rekayasa Perangkat Keras Apple (2013)
VP Senior Rekayasa Perangkat Keras Apple (2021-April 2026)
CEO Apple (mulai 1 September 2026)
Baca Juga: 3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh
-
Ngejoke Tentang Benjamin Netanyahu di Grup WhatsApp, Wanita Ini Masuk Bui dan Kena Denda