5. Hindari Kompresi Berulang dari Aplikasi Editing
Sering kali video menjadi buram karena terlalu banyak diproses. Misalnya, diedit di beberapa aplikasi sekaligus, lalu di-export berkali-kali.
Setiap proses ekspor ulang akan menurunkan kualitas. Sebaiknya edit dalam satu aplikasi saja dan langsung ekspor dalam kualitas tinggi untuk menjaga detail tetap optimal.
6. Pastikan Pencahayaan Video Cukup
Video dengan pencahayaan buruk cenderung terlihat lebih pecah setelah dikompresi. Hal ini karena noise pada gambar akan semakin terlihat saat kualitas diturunkan.
Gunakan pencahayaan yang cukup, baik dari sinar alami maupun lampu tambahan. Dengan lighting yang baik, hasil video akan terlihat lebih tajam meski mengalami kompresi di TikTok.
7. Gunakan Format File yang Tepat (MP4 atau MOV)
Format file juga berpengaruh pada kualitas akhir. TikTok lebih optimal membaca file dengan format MP4 (H.264) atau MOV.
Format ini menjaga keseimbangan antara kualitas dan ukuran file. Hindari format yang kurang umum karena bisa menyebabkan penurunan kualitas saat diproses ulang oleh sistem TikTok.
Baca Juga: Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
Memahami cara agar video TikTok tidak pecah dan buram sebenarnya tidak terlalu rumit, asalkan Anda memperhatikan detail teknis sejak proses perekaman hingga upload.
Dengan resolusi yang tepat, pengaturan ekspor optimal, dan sedikit penyesuaian di aplikasi, kualitas video Anda bisa tetap jernih meski melewati proses kompresi. Jadi, jangan heran kalau konten terlihat lebih profesional hanya dengan beberapa langkah sederhana ini.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Sosok di Balik Akun Anaknya Mas Joko, Konten Tutorial Sederhananya Panen Pujian
-
TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital
-
Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada