- Sharp Electronics Indonesia memperingati Hari Bumi 2026 dengan aksi lingkungan serta edukasi teknologi di Hutan Lindung Angke Kapuk.
- Perusahaan mengoptimalkan teknologi Reverse Vending Machine yang berhasil mengumpulkan lebih dari dua ton sampah plastik di Indonesia.
- Kegiatan kolaboratif ini melibatkan generasi muda melalui program Sharp Greenerator untuk mendukung strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
Di sisi lain, aksi plogging atau memungut sampah sambil berolahraga juga menjadi bagian dari pendekatan smart sustainability yang diusung Sharp.
Seluruh sampah yang dikumpulkan selama kegiatan akan didata untuk mengukur dampak lingkungan secara lebih terstruktur.
Sharp Greenerator Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Sharp juga terus mengembangkan program Sharp Greenerator yang sudah berjalan sejak 2015.
Melalui program tersebut, perusahaan aktif mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan melalui edukasi, aksi lapangan, hingga pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Sharp mengungkapkan bahwa selama hampir satu dekade, ribuan anak muda telah terlibat dalam berbagai kegiatan keberlanjutan yang digelar perusahaan di berbagai daerah Indonesia.
Fokus pada Teknologi dan Masa Depan Berkelanjutan
Selain aksi lingkungan, Sharp juga menegaskan akan terus memperluas kolaborasi dengan komunitas, sekolah, dan organisasi lingkungan untuk menciptakan ekosistem keberlanjutan yang lebih modern dan terintegrasi.
Perusahaan menilai langkah kecil seperti menanam pohon, memilah sampah, hingga memanfaatkan teknologi daur ulang dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Baca Juga: XLSMART Perluas Jaringan 5G di 33 Kota, Fokus Tingkatkan Kecepatan Internet dan Layanan Digital
Sharp ingin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai perusahaan elektronik, tetapi juga pelopor smart sustainability di Indonesia.
Berita Terkait
-
Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong
-
Hikari Unjuk Gigi dengan Mesin Jahit Berbasis AI di Inatex 2026
-
LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci
-
Begini Cara LG Taklukkan Pasar Indonesia : Teknologi Global, Sentuhan Lokal
-
Amartha Luncurkan Platform Donasi Digital Empower, Dorong Ekonomi Desa dan UMKM
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung