- Pameran teknologi Computex 2026 di Taipei berakhir pada 5 Juni dengan fokus utama pengembangan era baru AI Fisik.
- Acara tersebut mempertemukan 111.312 pengunjung dari 152 negara untuk memamerkan inovasi robotika serta teknologi kecerdasan buatan global.
- Pemimpin industri dan lebih dari 500 startup membahas implementasi AI guna mentransformasi sektor manufaktur serta ekonomi masa depan.
Dalam sesi tersebut, para pemimpin industri membahas perkembangan komputasi AI, edge computing, platform generasi berikutnya hingga mobilitas cerdas yang diyakini akan menjadi fondasi ekonomi digital masa depan.
Antusiasme industri terlihat dari tingginya partisipasi peserta. Tercatat sekitar 6.000 orang menghadiri sesi keynote selama pameran berlangsung.
Sementara itu, Forum Computex menghadirkan 28 pemimpin industri dan pakar teknologi global yang membahas enam tema utama, termasuk komputasi AI, robotika, serta tata kelola data.
Lebih dari 13.200 kunjungan tercatat pada forum tersebut, menunjukkan meningkatnya perhatian dunia terhadap pemanfaatan AI secara luas di berbagai sektor industri.
InnoVEX 2026 Catat Rekor Baru Startup Global
Panggung startup InnoVEX kembali mencatat pertumbuhan signifikan tahun ini.
Lebih dari 500 startup berpartisipasi dalam InnoVEX 2026, meningkat lebih dari 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan menjadi tiga negara dengan jumlah startup terbanyak, sementara total peserta berasal dari 23 negara.
Untuk pertama kalinya, InnoVEX bekerja sama dengan Plug and Play Taiwan, salah satu akselerator startup terbesar di dunia, serta penyelenggara startup Jepang Everidge guna memperluas akses inovasi dan pasar internasional.
Baca Juga: XLSMART Satukan Pemerintah, Industri dan Akademisi Sambut Arah Baru Indonesia di Era AI, Data dan 5G
Sembilan paviliun nasional dari Prancis, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Australia, Israel, Kanada, Italia, dan Republik Ceko turut menampilkan teknologi unggulan di bidang AI, robotika, serta mobilitas cerdas.
Mengusung tema "AI in Action", Forum InnoVEX membahas berbagai isu strategis mulai dari pembangunan infrastruktur AI, strategi implementasi industri, model bisnis open-source hingga transformasi data berbasis kecerdasan buatan.
Pada kompetisi InnoVEX Pitch Contest, startup RLWRLD berhasil meraih penghargaan utama setelah dinilai mampu menghadirkan inovasi yang menjanjikan bagi masa depan industri AI.
Komitmen Keberlanjutan Jadi Fokus Utama
Tidak hanya menampilkan teknologi mutakhir, Computex 2026 juga memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan.
Penyelenggara menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) untuk menciptakan lingkungan pameran yang lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan rendah emisi karbon.
Tahun ini, Sustainable Design Award menghadirkan dua kategori baru, yakni Flagship Scale dan Rising Innovator.
Dalam ajang tersebut, Asus dan Transcend Information berhasil meraih penghargaan atas kontribusinya dalam menciptakan konsep pameran yang lebih berkelanjutan.
Ketika Teknologi Bertemu Seni dan Gaya Hidup
Computex 2026 juga memperluas pengalaman pengunjung melalui integrasi teknologi, seni, dan gaya hidup.
Berkolaborasi dengan China Airlines dan GQ, penyelenggara menghadirkan Computex Service Lounge yang menggabungkan pengalaman bisnis premium dengan budaya Taiwan.
Pengunjung juga dapat menikmati area relaksasi interaktif hasil kolaborasi dengan Red Bull dan Sleepy Tofu.
Salah satu instalasi paling menarik tahun ini adalah karya seniman generatif ternama Aluan Wang di pintu masuk Nangang Exhibition Center Hall 1.
Melalui instalasi interaktif tersebut, pengunjung dapat menciptakan pola visual unik berbasis AI yang kemudian ditampilkan secara real-time pada deretan layar LED setinggi enam meter.
Inovasi ini menjadi simbol bagaimana teknologi, kreativitas, dan partisipasi publik dapat berpadu menciptakan pengalaman yang lebih imersif.
Menutup penyelenggaraan tahun ini, Computex memastikan akan kembali digelar pada 1–4 Juni 2027 di Nangang Exhibition Halls 1 dan 2 serta TWTC Hall 1.
Berita Terkait
-
2 Kacamata Pintar Acer Bisa Terhubung ke Android dan iOS, Hadirkan 'Layar' 172 Inci
-
Komputer Kuantum Komersial Makin Dekat, AMD dan SQC Siapkan Teknologi Masa Depan
-
AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
-
Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
5 HP Android Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Alternatif iPhone Versi Murah
-
400 Kota Terkoneksi dan 5G Blanket Mulai Digelar, Smartfren Perkuat Dominasi Jaringan
-
Terpopuler: 5 HP Oppo Terbaru untuk Semua Budget, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
Acer Perkenalkan AI Glasses dan Kacamata AR, Hadirkan Layar Virtual 172 Inci
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Juni 2026: Borong 5 Juta Koin dan Klaim Kompensasi
-
Generasi Produktif Butuh Laptop Fleksibel, Infinix XBOOK 15 Siap Temani saat Kejar Deadline
-
49 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026: Borong Diskon 80 Persen dan Jersey Bola Keren
-
Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren
-
Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn
-
4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam