- Fitur palm rejection pada tablet berfungsi mengabaikan sentuhan telapak tangan agar pengguna dapat menulis dengan lebih akurat.
- Produsen menyematkan teknologi penolak telapak tangan ini untuk mendukung kenyamanan aktivitas mencatat serta menggambar bagi pengguna perangkat.
- Terdapat beberapa pilihan tablet terjangkau yang dilengkapi fitur tersebut guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas para pengguna sehari-hari.
Lini buatan Motorola ini hadir sebagai penantang kuat di kelas menengah dengan mengusung panel IPS 11 inci berdaya kecerahan tinggi 500 nits.
Sektor konektivitasnya sudah selangkah lebih maju berkat dukungan jaringan 5G yang ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 6300.
Sistem operasinya sudah langsung menggunakan Android 15 yang bersih dari aplikasi bawaan mengganggu.
Dukungan terhadap Moto Pen dengan tingkat sensitivitas tekanan tinggi membuat deteksi palm rejection di tablet bodi metal ini terasa sangat instan.
4. Infinix Xpad 20 Pro
Harga: mulai Rp2,5 jutaan.
Rekomendasi terakhir diisi oleh perangkat berlayar 12 inci dari Infinix yang mengunggulkan panel mulus dengan tingkat penyegaran layar 90 Hertz.
Mengandalkan tenaga dari MediaTek Helio G100 Ultimate, perangkat ini disokong oleh baterai berkapasitas besar sebesar 8000 miliampere hour.
Teknologi pendeteksi pen digital pada tablet ini mendukung sensitivitas tekanan hingga 4096 tingkat yang sangat akurat.
Kemampuan palm rejection miliknya bekerja secara otomatis di berbagai aplikasi catatan populer, menjaga efisiensi kerja Anda tetap maksimal sepanjang hari.
Baca Juga: Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?