- Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi untuk menyediakan infrastruktur jaringan fiber optik nasional.
- Platform tersebut mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber optik demi mempercepat pemerataan konektivitas digital di seluruh Indonesia.
- Indosat meraih dana Rp11,7 triliun dari transaksi strategis ini untuk mengembangkan teknologi 5G, kecerdasan buatan, dan layanan digital.
Suara.com - AI, cloud, hingga 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Namun, semua teknologi tersebut memiliki satu kebutuhan yang sama, yakni jaringan fiber optik berkapasitas tinggi.
Tanpa infrastruktur yang memadai, transformasi digital berisiko hanya dinikmati kota-kota besar, sementara banyak daerah lain masih tertinggal dalam akses konektivitas.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Arsari Group resmi meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) sebagai platform infrastruktur fiber digital independen berbasis open access.
Kehadiran IFT diharapkan mempercepat pemerataan konektivitas digital sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia.
Sebagai perusahaan infrastruktur independen, IFT akan mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber optik, yang meliputi jaringan backbone, kabel bawah laut domestik, hingga jaringan akses di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan model bisnis open access, IFT membuka peluang kerja sama wholesale dengan operator telekomunikasi, perusahaan, hyperscaler, hingga penyedia layanan digital guna memperluas akses internet berkualitas tinggi di seluruh Tanah Air.
Indosat Raup Dana Rp11,7 Triliun untuk Perkuat 5G dan AI
Peluncuran IFT juga menandai rampungnya transaksi strategis yang dimulai sejak penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025.
Baca Juga: Dari Konten Jadi Cuan, Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Buka Jalan Baru
Dalam transaksi tersebut, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group.
Setelah transaksi selesai, Indosat dan Lintasarta secara kolektif tetap memiliki 49,9 persen saham di NFT.
Melalui langkah ini, Indosat berhasil memonetisasi aset jaringan fiber sekaligus mempertahankan kepemilikan strategis di platform tersebut.
Dari transaksi tersebut, Indosat Group memperoleh dana bruto sekitar Rp11,7 triliun yang akan digunakan untuk memperkuat bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan jaringan fiber, percepatan implementasi 5G, serta pengembangan layanan digital yang siap mendukung era Artificial Intelligence (AI).
Arsari Group: Infrastruktur Digital Menentukan Daya Saing Bangsa
Deputy CEO & COO Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, mengatakan pembangunan infrastruktur digital menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia.
Berita Terkait
-
Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan #LebihBaikIndosat Jelang Ramadan 2026, Hadirkan AI Anti-Scam
-
Indosat Prediksi 14 Juta Pelanggan Mudik Lebaran 2026, Trafik Jaringan Diproyeksi Naik 18 Persen
-
Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam
-
Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain, Bocorkan Jurus AI Pangkas Biaya
-
Tri Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas di Era Digital
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif