Tekno / Internet
Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB
Indosat - Arsari meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT). [Indosat]
Baca 10 detik
  • Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi untuk menyediakan infrastruktur jaringan fiber optik nasional.
  • Platform tersebut mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber optik demi mempercepat pemerataan konektivitas digital di seluruh Indonesia.
  • Indosat meraih dana Rp11,7 triliun dari transaksi strategis ini untuk mengembangkan teknologi 5G, kecerdasan buatan, dan layanan digital.

Suara.com - AI, cloud, hingga 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. 

Namun, semua teknologi tersebut memiliki satu kebutuhan yang sama, yakni jaringan fiber optik berkapasitas tinggi. 

Tanpa infrastruktur yang memadai, transformasi digital berisiko hanya dinikmati kota-kota besar, sementara banyak daerah lain masih tertinggal dalam akses konektivitas.

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Arsari Group resmi meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) sebagai platform infrastruktur fiber digital independen berbasis open access. 

Kehadiran IFT diharapkan mempercepat pemerataan konektivitas digital sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia.

Sebagai perusahaan infrastruktur independen, IFT akan mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber optik, yang meliputi jaringan backbone, kabel bawah laut domestik, hingga jaringan akses di berbagai wilayah Indonesia.

Ilustrasi Indosat Ooredoo Hutchison. [Indosat]

Dengan model bisnis open access, IFT membuka peluang kerja sama wholesale dengan operator telekomunikasi, perusahaan, hyperscaler, hingga penyedia layanan digital guna memperluas akses internet berkualitas tinggi di seluruh Tanah Air.

Indosat Raup Dana Rp11,7 Triliun untuk Perkuat 5G dan AI

Peluncuran IFT juga menandai rampungnya transaksi strategis yang dimulai sejak penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025.

Baca Juga: Dari Konten Jadi Cuan, Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Buka Jalan Baru

Dalam transaksi tersebut, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group. 

Setelah transaksi selesai, Indosat dan Lintasarta secara kolektif tetap memiliki 49,9 persen saham di NFT.

Melalui langkah ini, Indosat berhasil memonetisasi aset jaringan fiber sekaligus mempertahankan kepemilikan strategis di platform tersebut.

Dari transaksi tersebut, Indosat Group memperoleh dana bruto sekitar Rp11,7 triliun yang akan digunakan untuk memperkuat bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan jaringan fiber, percepatan implementasi 5G, serta pengembangan layanan digital yang siap mendukung era Artificial Intelligence (AI).

Arsari Group: Infrastruktur Digital Menentukan Daya Saing Bangsa

Deputy CEO & COO Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, mengatakan pembangunan infrastruktur digital menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Load More