- Membersihkan layar laptop tidak boleh sembarangan karena cairan pembersih yang salah atau kain kasar dapat merusak lapisan pelindung layar.
- Beberapa layar laptop memiliki lapisan khusus, seperti anti-glare dan anti-static, yang perlu dijaga agar tetap berfungsi dengan baik.
- Pengguna perlu mengetahui bahan dan cara membersihkan layar laptop yang aman sebelum mulai mengelapnya.
Suara.com - Membersihkan layar laptop memang terlihat seperti pekerjaan sederhana, tetapi tidak boleh dilakukan sembarangan.
Penggunaan cairan pembersih yang salah atau kain dengan permukaan kasar justru berisiko merusak lapisan pelindung layar.
Selain itu, beberapa jenis laptop memiliki layar dengan lapisan khusus, seperti anti-glare dan anti-static, yang perlu dijaga agar tetap berfungsi dengan baik.
Karena itu, penting untuk mengetahui bahan dan cara membersihkan layar yang aman sebelum mulai mengelapnya.
Lantas, bagaimana cara membersihkan layar laptop yang benar agar tetap aman dan tidak rusak? Simak penjelasannya berikut ini.
Seberapa Sering Layar Laptop Perlu Dibersihkan?
Menurut Southern Living, layar laptop sebaiknya dibersihkan setiap tiga hingga enam bulan sekali. Namun, frekuensinya bisa ditingkatkan apabila layar lebih cepat kotor.
Laptop dengan fitur touchscreen membutuhkan perhatian lebih karena permukaannya sering terkena sentuhan jari yang meninggalkan minyak dan sidik jari.
Bahkan, layar sentuh yang terlalu kotor bisa menjadi kurang responsif sehingga perlu dibersihkan lebih sering, misalnya seminggu sekali atau setiap selesai digunakan.
Cara Membersihkan Layar Laptop Tanpa Merusaknya
Setelah semua peralatan tersedia, kamu bisa mulai membersihkan layar laptop secara bertahap. Berikut langkah-langkah yang disarankan Southern Living:
1. Matikan laptop terlebih dahulu
Sebelum membersihkan layar, pastikan laptop dalam keadaan mati. Jika memungkinkan, lepaskan juga kabel pengisi daya agar proses pembersihan lebih aman.
Setelah itu, periksa permukaan layar untuk mengetahui bagian yang dipenuhi debu atau kotoran. Jangan langsung menggosok layar karena partikel debu yang masih menempel berpotensi menimbulkan goresan.
2. Bersihkan debu menggunakan kain microfiber kering
Gunakan kain microfiber yang bersih dan kering untuk mengangkat debu dari permukaan layar. Usap secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Pastikan kain yang digunakan tidak memiliki kotoran atau partikel kasar yang dapat menggores layar. Hindari menggunakan tisu maupun handuk kertas karena material tersebut bisa meninggalkan serat pada permukaan layar.