Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB
Ilustrasi-Helikopter membantu pemadaman karhutla di Kalimantan. (istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Helikopter Penerbad Mi-17 jatuh di perairan Pematang Limau, Kalimantan Tengah, saat memadamkan karhutla pada Rabu, 4 November 2026.
  • Insiden kecelakaan helikopter yang dipiloti Mayor CPN Dudi tersebut membawa total delapan personel di dalam penerbangan.
  • Sebanyak enam personel berhasil selamat dan dievakuasi, sementara dua orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Suara.com - Helikopter Mi-17 milik Penerbad dilaporkan jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas membenarkan adanya informasi awal mengenai insiden tersebut. Saat ini, proses penanganan tengah dilakukan.

"Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan," kata Nas saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (4/11/2026).

Dia meminta masyarakat turut mendoakan keselamatan personel yang tengah bertugas dalam penanganan insiden tersebut.

"Mohon doanya semoga bisa diatasi dan personel yang sedang bertugas selalu dalam lindungan Allah SWT," ujarnya.

Berdasarkan laporan awal yang diterima, helikopter jenis Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235 itu mengalami kecelakaan atau crash di perairan Pematang Limau, sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Helikopter tersebut berpangkalan di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Dalam penerbangan itu, terdapat delapan personel di dalamnya.

Dari jumlah tersebut, enam personel dilaporkan selamat.

Dua orang pertama berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172 dan dibawa menuju rumah sakit melalui Bandara Kuala Pembuang.

Sementara empat personel lainnya telah dievakuasi ke Pos TNTP di kawasan Pematang Limau.

Adapun dua personel lainnya hingga laporan awal diterima masih dalam pencarian.

Laporan tersebut juga mencantumkan Mayor CPN Dudi sebagai pilot in command (PIC) dan Kapten CPN Hafiz sebagai kopilot helikopter nahas tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com