Suara.com - China menyerahkan Hong Kong pada Inggris setelah dua kali kalah dalam perang opium di tahun 1800-an. Pada tahun 1997, kesepakatan 99 tahun antara Inggris dan China berakhir, dan Hong Kong dikembalikan, dengan syarat menjadi wilayah otonomi.
Namun, dari tahun ke tahun, cengkeraman China atas Hong Kong terus menguat. Respons pemerintah China terhadap konflik dan protes pun bertambah keras.
Puncaknya saat China memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru, yang dianggap melanggar hak warga sipil Hong Kong. Warga cemas kebebasan berbicara akan dibungkam dan status otonomi Hong Kong dihapus. Inggris mengecam keputusan pemerintah China dan menawarkan kewarganegaraan pada tiga juta warga Hong Kong. Beijing menuduh Inggris melakukan 'campur tangan brutal' terhadap urusan dalam negeri mereka.
Berita Terkait
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Striker Rosenberg Dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk Lawan China
-
Drama China Unforgettable Love: Keluarga Lahir dari Kasih Sayang
-
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Kerabat Bantah Ressa Hidup Hedon di Banyuwangi, Bongkar Kehidupan Tanpa TV dan Kulkas
-
MUI Beri 'Nasihat' Pandji Pragiwaksono, Buntut Mens Rea yang Bikin Gaduh
-
Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed, Ressa Ingin Bertemu
-
MUI Mendesak, Mensesneg Rencana Buka Dialog soal Keanggotaan Board of Peace
-
Diskusi Bulanan: Quantum Age, Big Data dan Masa Depan Industri Media
-
Pria Pensiunan ASN Blora yang Tendang Kucing hingga Mati Terancam Dibui