Suara.com - Jauh dari gegap gempita di stadion dan para fans asing, warga lokal Qatar punya cara mereka sendiri untuk menikmati Piala Dunia.
Bukan menonton pertandingan bersama di kafe atau bar seperti di tempat lain, warga Qatar berkumpul mengelilingi api unggun, ditemani shisha dan banyak makanan. Acara nonton bareng yang berbeda ini, ternyata punya kaitan dengan sejarah dan kebiasaan para pengembara padang pasir.
"Dulu kala, jika ada yang tersesat di padang pasir, api unggun berarti undangan terbuka untuk siapa pun," ujar Hossein Heydar, warga Doha. "Api unggun berarti ada teko berisi kopi panas yang menyambut semua orang, siapa saja boleh datang," katanya.
Di sisi lain, bagi warga Qatar, kumpul-kumpul adalah budaya dan mereka juga sangat mencintai sepak bola. "Bagi kami, sepak bola lebih dari sekadar olahraga, sepak bola adalah cara kami bersenang-senang," sebut Hossein.
Berita Terkait
-
Kesurupan Massal di Malam Upacara Api Unggun
-
Gareth Bale Ketakutan Bangkrut meski Dapat Kucuran Rp650 M per Tahun dari El Real
-
Sama-Sama Berisiko Bagi Kesehatan, Apa Bedanya Shisha dan Vape?
-
Punya 5 Kemiripan dengan Argentina, Timnas Indonesia U-23 Bisa Juara Piala Asia U-23 2024
-
Menantikan Tuah Al Thumama Stadium, Venue Laga Penentuan Indonesia vs Jepang
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
-
ESDM Izinkan Afiliasi Israel Kelola Geothermal Halmahera
-
Kurang dari 24 Jam, Menkeu Purbaya Dikritik Bahlil dan Trenggono
-
Kisah Lung Lung Sang Peramal di Sudut Glodok: Membaca Waktu dan Harapan
-
Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!
-
Live Streaming: Kemeriahan Tahun Baru Imlek dari Petak Sembilan
-
Berawal dari Konser, Drama Knetz vs SEAblings Meledak di X
-
Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
-
Perkara Rp75 Ribu Guru Telanjangi 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas