Suara.com - Warganet media sosial X ramai membicarakan buku tulis bersampul wajah Jan Ethes, yang dibagikan oleh Gibran, di Surabaya. Wapres pemenang Pilpres 2024 itu membagikan buku bergambar anaknya kepada siswa SDN Margorejo VI, Surabaya.
Hal ini dilakukan setelah Ia mengunjungi kediaman Khofifah Indar Parawansa. Selain buku, Gibran juga membagikan susu dan gantungan kunci bergambar dirinya. Tindakan ini memicu kritik dari warganet yang mengaitkan aksinya dengan isu dinasti politik.
Lalu, klip lawas Jan Ethes yang menyatakan ingin menjadi presiden saat diwawancara media kembali viral. Hal ini semakin memperkuat cibiran warganet tentang adanya dinasti politik.
Banyak komentar pedas yang muncul, seperti tuduhan kampanye sejak dini dan persiapan politik jangka panjang. Namun, ada juga yang meminta agar Jan Ethes tidak dibully karena memiliki cita-cita menjadi presiden.
Creative/Video Editor: Alex
Berita Terkait
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Taklimat Presiden Prabowo: Eks BUMN Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan Agung
-
Eyang Meri Titipkan Pesan Terakhir pada Kapolri, Tekankan Peran Polisi sebagai Pelindung Warga
-
Ungkapan Duka Ahok atas Berpulangnya Eyang Meri: Wariskan Semangat Berani Tegakkan Kebenaran
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Kerabat Bantah Ressa Hidup Hedon di Banyuwangi, Bongkar Kehidupan Tanpa TV dan Kulkas
-
MUI Beri 'Nasihat' Pandji Pragiwaksono, Buntut Mens Rea yang Bikin Gaduh
-
Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed, Ressa Ingin Bertemu