Suara.com - Selama sebelas tahun, Khalil dan keluarganya mencari suaka. Mereka berpindah-pindah negara, membayar penyelundup, harus berpisah, hingga berjalan kaki ratusan kilometer.
"Semua perjuangan itu, demi mencari hidup yang lebih baik," ujar Khalil. Kisah Khalil bermula pada 2012. Kala itu, dia dan keluarganya melarikan diri dari perang yang terjadi di Homs, Suriah.
Mereka mengungsi ke Lebanon. Setahun kemudian, keluarga Khalil dipindahkan ke Turki, bergabung dengan jutaan pengungsi lainnya di sana. Dari Turki, mereka membayar penyelundup agar bisa menyeberang ke Yunani. Di usia 13 tahun, Khalil berpisah dengan keluarganya. Dia bergabung dengan rombongan pengungsi lain yang ingin mengadu nasib ke Eropa Barat.
Dia berjalan kaki sejauh ratusan kilometer, menghadapi cuaca dingin yang membuatnya terkena gangguan jantung dan pernapasan. Perjalanan Khalil sempat terhenti di Serbia. Di sana dia dibantu lembaga pelayanan pengungsi, sehingga bisa mendapatkan perawatan kesehatan serta pendidikan,.
Berita Terkait
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jaksa: Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya Oleh Dokter Tifa
-
Bupati Langkat Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
KPK Pamer Barang Bukti Duit Rp 100 Juta dari OTT Bupati Langkat
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!
-
Dokter Tifa Ogah Damai dengan Jokowi di Sidang Kasus Ijazah, Tegas: Saya Akan Melakukan Perlawanan!
-
Prabowo Serukan Penegakan Hukum yang Adil, Tolak Balas Dendam Politik
-
DeepTalk: Kupas Tuntas Roadmap Jakarta Menuju Kota 500 Tahun
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
KPK Berpeluang Panggil Menteri Kehutanan Imbas Pelepasan HTP Kuansing