Suara.com - Bakal Calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku siap menjalankan kebijakan yang tak populer. Pramono mengatakan jika dirinya bersama Rano Karno terpilih, maka tak ingin menjalankan program yang muluk-muluk tapi ujungnya mangkrak.
Menurutnya, kebijakan harus dibuat berdasarkan aspirasi dari warga. Program-program diadakan sebagai solusi atas persoalan masyarakat yang dialami saat ini.
"Karena saya tidak akan melalukan kebijakan yang muluk-muluk tapi tidak bisa dikerjakan, yang lebih real adalah apa yang menjadi keinginan masyarakat di lapangan itu lah yang akan kita harus jaga," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024).
Ia mengaku berani menjalankan kebijakan yang tidak populer karena memang dari awal dirinya maju Pilkada bukan karena popularitas. Asalkan, kepentingan warga bisa diutamakan lewat kebijakan yang dibuat.
Video Editor: Yulita Futty
Berita Terkait
-
Terbongkar! Penyebab Utama Banjir Jakarta yang Tak Teratasi: 'Catchment Area' Sudah Mati?
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca
-
Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja
-
Layvin Kurzawa Resmi Gabung Persib Bandung, Ini Durasi Kontraknya
-
Pasha Ungu Minta Kejelasan Peran TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Haji
-
Cerita Inspiratif: Kampung Koboy Desa Tugu Selatan Cisarua
-
BGN Tegaskan MBG Harus Habis di Sekolah, Bukan Dibawa Pulang
-
Usai Pingsan Saat Upacara Duka, Kondisi Menteri Trenggono Berangsur Pulih
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
BGN Susun Aturan Konsumsi MBG demi Keamanan Siswa
-
Ayah Lula Lahfah Buka Fakta soal Kronologi Kepergian Sang Anak
-
Tak Mampu Jawab Pertanyaan Wartawan, Reza Arap: Saya Masih Memproses Semuanya