Suara.com - Masyarakat Morowali, Sulawesi Tengah, bersiap menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah setumpuk masalah sosial, kesehatan, dan lingkungan yang dipicu derasnya aliran investasi ke industri hilir nikel setempat.
Jumlah kasus berbagai penyakit di Morowali melonjak dalam beberapa tahun terakhir, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, penyakit mata, penyakit kulit, bahkan HIV/AIDS. Deforestasi tercatat tinggi dan pencemaran air pun disebut membuat kulit warga rutin mengalami iritasi.
Seorang warga mengatakan ia terpaksa bertahan di Morowali karena tak punya pilihan, meski di sana ia seperti terjebak “antara hidup dan mati”. Menanggapi hal ini, para calon gubernur Sulawesi Tengah mengeluhkan keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam mengelola dan mengawasi aktivitas pertambangan dan pengolahan nikel di wilayahnya.
Namun, mereka menjanjikan sejumlah rencana untuk mengakali situasi, entah dengan mengalihkan fokus pembangunan ke sektor non-tambang ataupun menuntut pemerintah pusat memberikan “kue” pajak lebih besar bagi daerah. Seberapa realistis gagasan mereka?
Berita Terkait
-
Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama
-
BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Hilirisasi Nikel Indonesia: Antara Ambisi Besar dan Dampak yang Tak Terlihat
-
Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM, Putri Ahmad Bahar Trauma Berat
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair
-
Ternyata Ini Alasan Prabowo Pidato Perdana soal Ekonomi di Rapat Paripurna DPR
-
Thailand Hapus Aturan Bebas Visa 60 Hari bagi Wisatawan Asing
-
Ketemu Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?
-
Akan Dilelang, Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terpajang di BPA Fair
-
Purbaya Laporkan 10 Perusahaan Sawit yang Manipulasi Harga Ekspor ke Istana
-
Pidato di DPR RI, Presiden Prabowo Sebut Rakyat Tak Bermimpi Hidup Kaya
-
Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan
-
Chef Arnold Kena Cibir Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar