Suara.com - Pernahkah dengar soal kopi kawa? Berbeda dengan kopi pada umumnya yang terbuat dari biji tanaman kopi, minuman ini dibuat dari daun kopi. Cara membuatnya pun unik.
Daun kopi, biasanya diambil dari kopi jenis robusta, dikeringkan kemudian diasap, sebelum direbus dengan air panas. Kopi daun ini kemudian disajikan dalam gelas yang dibuat dari batok kelapa, lengkap dengan campuran susu kental manis dan terkadang kuning telur. Namun keistimewaannya tidak berhenti sampai di situ.
Kopi khas Sumatra Barat ini juga lekat dengan sejarah. Sejarawan mengaitkan kopi ini dengan sistem tanam paksa di Sumatera Barat dan pungutan pajak yang sangat besar pada waktu itu, sehingga warga tidak bisa menikmati biji kopi untuk diolah menjadi minuman. Imbasnya, mereka menyeduh daun kopi sebagai pengganti.
Namun, hal itu dibantah oleh budayawan yang menyebut jauh sebelum Belanda masuk, orang Minangkabau sudah mengenal kopi daun (kawa) sebagai minuman. Mereka sejak awal memang tidak mengkonsumsi biji kopi untuk minuman.
Berita Terkait
-
Tragedi Seribu Perak: Saat Mahasiswa Menggugat Harga Kopi
-
Panen Kopi Robusta Jember Ditargetkan Tembus 100 Ton
-
Wangi Kopi yang Elegan! 5 Parfum Lokal Ini Siap Temani Malammu agar Lebih Istimewa
-
Keberlanjutan dan Masa Depan Petani di Balik Secangkir Kopi
-
Tak Sekadar Tekan Emisi: Bagaimana Brand F&B Ini Kurangi Limbah Industri?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Liga Akamsi, Saat Jalanan Disulap Jadi Lapangan di Tengah Sesaknya Jakarta
-
Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?
-
Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite
-
45 Kasus Rokok Ilegal Diungkap, Negara Selamatkan Rp12,3 Miliar
-
Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance
-
Tahan Tangis, Dosen Curhat di Sidang MK: Gaji Kekecilan sampai Harus Jual Bubur
-
Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan
-
TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker
-
'Nadiem Seharusnya Tidak Dipenjara?': Kronologi Kasus Chromebook hingga Vonis 10 Tahun Penjara
-
Cemerlang di Piala Dunia 2026, Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina di Tanah Amerika