Suara.com - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa upaya menciptakan perdamaian harus didasarkan pada keadilan serta didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Hal itu disampaikan saat memberikan tausiah Tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (5/3/2026) malam.
Dalam ceramahnya, Jusuf Kalla mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa mendamaikan pihak yang berselisih merupakan amal yang lebih utama dibandingkan salat dan puasa sunnah.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya perdamaian dalam kehidupan manusia.
JK menjelaskan bahwa konflik umumnya muncul karena berbagai faktor, mulai dari ketidakadilan, persoalan politik dan sosial, sengketa wilayah, ideologi, hingga agama dan perebutan sumber daya alam.
Ia menilai ketidakadilan menjadi penyebab terbesar konflik, termasuk di Indonesia.
Berita Terkait
-
Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?
-
Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua
-
Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
-
Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Diusir dari Ruangan, Donald Trump Ngamuk 2 Jam Usai Pilot AS Jatuh di Iran
-
Jejak Sejarah di Balik Layar: Mengintip Megahnya Bozda Film Platosu di Istanbul
-
Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?
-
Uya Kuya Masih Trauma Berat Rumah Dijarah Akibat Berita Hoaks: Itu Sadis!
-
Jadi Tradisi Setiap Ulang Tahun, Keluarga Vidi Aldiano Tebar Ikan di Momen 40 Harian
-
Film Animasi Garuda di Dadaku Siap Bangkitkan Semangat Bermimpi Generasi Muda
-
Viral Undangan Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi, Soroti Typo Janggal
-
Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG
-
Menjelajahi Menara Galata: Ikon Istanbul dengan Panorama 360 Derajat
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi