Video / News
Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:20 WIB

Suara.com - Bank Indonesia (BI) tampaknya mulai kewalahan dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang hampir jembol menuju Rp18.000 per hari ini Rabu (3/6/2026).

Bl sendiri mengaku tidak bisa sendiri untuk kembali menguatkan mata uang Garuda itu. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah berada di level Rp17.957 per dolar AS.

Posisi ini menjadi salah satu titik terlemah rupiah dalam beberapa tahun terakhir dan semakin mendekati level yang selama ini dianggap sebagai "zona merah" bagi pasar keuangan domestik. Meski dalam kondisi sulit, Bl mengaku terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik yang tengah bergejolak.

Bank sentral menegaskan akan terus melakukan intervensi dan mengerahkan berbagai instrumen kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah.

Selengkapnya dalam video ini. 

Creative/Video Editor: Futty/Leo

Load More