SuaraBandung.id - Jabatan Kapolda Metro Jaya yang diemban Irjen Fadil Imran digoyang netizen.
Netizen menilai jika Fadil Imran harus ikut bertanggung jawab atas lima anak buhanya yang kini ditahan efek dari kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo.
Kelima anak buah Fadil Imran ini bahkan harus ditahan atas tuduhan pelanggaran kode etik.
Tentang kejadian tersebut, publik menanyakan peran Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran turut.
Lima anak buahnya saat ini telah ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan di Biro Provos Mabes Polri, dinilai melapor pada atasan ketika akan ke TKP pembunuhan Brigadir J.
Setelah penahanan itu, muncul desakan publik agara Fadil Imran diperiksa timsus Mabes Polri yang menangani kasus kematian Brigadir J.
Di media sosial Twitter kini ramai tagar #FadilHarusDicopot hingga menjadi trending topik dalam beberapa pekan lamanya.
Di luar kasus tersebut, nama Fadil Imran memang sudah tak diragukan dalam sepak terjang di kepolisian.
Dikutip dari YouTube Auto Populer, pria kelahiran 14 Agustus 1968 ini mengenyam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol).
Fadil Imran kemudian dinyatakan lulus pada tahun 1991. Setelah itu, Fadil Imran mendapat tugas pertamanya di kepolisian di bidang reserse.
Kemudian Fadil Imran mendapat perintah untuk menjadi Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat.
Di kepolisian, laju karier Fadil Imran terbilang mulus. Pada tahun 1999, Fadil Imran kemudian mendapat jabatan sebagai Kapolsek Metro Cengkareng.
Pada 2002, Fadil Imran digeser dan mendapat tugas di wilayah "Cadas" sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang.
Kemudian pada 2008, Fadil Imran mendapat kesempatan menjadi Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya.
Setelah itu di tahun yang sama Fadil Imran menjabat Kapolres KP3 Tanjung Priok. Kemudian Fadil Imran juga pernah tercatat sebagai Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri Jenderal Idham Azis.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Dalangi Pembunuhan Brigadir J hingga Pernah Tangani Tragedi KM 50, Cuitan Fadli Zon Banjir Dukungan
-
Mengerikan! Brigadir J Diduga Digiring ke Duren Tiga, Pembicaraan di Lantai Tiga Siapa Bertugas Menjalankan Eksekusi
-
Kuwat Ma'ruf Tutupi Masalah Besar di TKP Magelang, Bharada E Sampai Diusir dan Diminta Tidak Ikut Campur
-
Ada Wanita Lain di Rumah Ferdy Sambo, TKP Magelang Mulai Terang, Brigadir J Dipisahkan dari Putri Candrawati
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
-
Monster Baterai 9.020 mAh, iQOO Z11 Siap Mengguncang Pasar China Mulai 26 Maret 2026
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Perang Mobil Bekas 90 Jutaan: Avanza Tangguh, Ertiga Nyaman, atau Sigra Rasa Baru?
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026: Klaim 5 Juta Koin dan 500 Permata Gratis Sekarang
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten