/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:03 WIB
Kolase dan ilustrasi TKP. Komnas HAM memiliki temuan baru berupa foto tubuh Brigadir J tergelatak di Duren Tiga. Selain itu jejak digital Ferdy Sambo beri perintah membersihkan TKP juga ditemukan. (rizki bali putra sundana)

"Ini (foro Brigadir J usai eksekusi) pasti akan mengganggu penyidikan teman-teman kepolisian," kata Choirul Anam. 

"Foto tanggal 8 di TKP ini posisi yang paling penting. Jenazah (Brigadir J) masih ada di tempatnya di Duren Tiga," kata Choirul Anam 

Untuk mempercepat pengungkapan, Komnas HAM dikatakan Choirul Anam akan menyerahkan foto tersebut ke penyidik Timsus Polri.

Foto tersebut ditegaskan Choirul Anam sangat penting untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan timsus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Jejak digital

Selain temuan foto, Komnas HAM juga berhasil menemukan jejak digital dimana foto itu akhirnya bisa ditemukan.

Kemudian ada juga jejak digita mengenai perintah menghilangkan sejumlah barang bukti di TKP. 

"Jejak digital perintah terkait barang bukti (pembunuhan Brigadir J) supaya dihilangkan, kami mendapatkan itu," kata Choirul Anam. 

Dengan temuan itu, Komnas HAM semakin yakin jika ada pelanggaran hukum yang terencana.

"Kami meyakini adanya obstruction of justice atau menghalangi, merekayasa dan lain sebagainya dalam kasus ini (pembunuhan Brigadir J)," imbuh dia. 

Baca Juga: Hari Ini Cuaca Kota Bandung Berawan di Suhu 27 Derajat, Coba Resep Nasi Kuning Ini Memulai Aktivitas di Hari yang Cerah!

Dengan temuan-temua tersebut, Choirul Anam mengaku sangat membantu Komnas HAM untuk mulai membangun kembali fakta-fakta dan terangnya peristiwa pembunuhan Brigadir J. 

Load More