SuaraBandung.id - Geger panggilang suara wanita "sayang" saat rapat Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berujung pada pelaporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.
Dalam laporan terebut nama pentolan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi diadukan untuk diperisak MKD.
Dari laporan tersebut, MKD melakukan kajian soal suara panggilan wanita "sayang" pada ponsel politisi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi.
MKD menilai jika panggilan wanita "sayang" saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III dengan Polri terjadi karena ketidaksengajaan.
Penilaian MKD ini berdasar pada hasil pemeriksaanrekaman video dari sejumlah pihak yang membuat pengaduan ke MKD atas teradu anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi.
Orang yang mengadukan politis ke MKD adalah Bagues Yoga Nandita dan Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB)
Atas hasil kajian tersebut politisi Partai Gerindra yang menjabat Wakil Ketua MKD, Habiburokhman mengatakan pihaknya sudah mempelajari laporandan bukti-bukti yang diserahkan.
Habiburokhman mengaku MKD sudah menerima keterangan dari pihak teradu, Aboe Bakar.
"Beliau (Abu Bakar) menerima telepon dari istri di saat speaker HP dan speaker meja dalam posisi aktif," kata Habiburokhman.
"Beliau (Abu Bakar) menyesali dan meminta maaf baik kepada MKD dan kepada publik," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Saat ini terkait kasus mengenai suara wanita "sayang" dihentikan dan tidak ditindaklanjuti oleh MKD.
Dalam kasus Abu Bakar ini kata Habiburokhman, terkait munculnya suara sayang itu bukan merupakan pelanggaran etik.
"Jadi dalam momen ini kami sampaikan permintaan maaf beliau karena itu maka kasus ini diputuskan dalam pleno rapat MKD untuk dihentikan dan dinyatakan tidak ada pelanggaran etik," kata Habiburokhman.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Debat Mahfud MD vs Anak Buah Prabowo: Akui Anggaran Kecil Cuma Rp14 Miliar hingga Samakan Kompolnas dengan LSM
-
Sedot Anggaran Rp502 Triliun, PDIP Desak Fatwa Haram untuk Orang Kaya yang Beli BBM Subsidi
-
Sering Disebut, Ternyata Ini Orang Paling Berpengaruh di Belakang Jenderal Sigit, Kekaisaran Ferdy Sambo Tumbang?
-
Anggota DPR Diminta Bicara Pakai Data Saat PKB Minta Kapolri Jelaskan Konsorsium 303 Pimpinan Ferdy Sambo
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Isyaratkan Kode Jempol, Purbaya dan Nanik Beri Sinyal Penataan Ulang Anggaran MBG
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan