SuaraBandung.id – Dalam salah satu kesempatan, Gus Baha pernah mengungkapkan bahwa orang-orang yang sering melakukan maksiat, tidak akan dilaknat jika ia masih melakukan hal ini.
Namun, ada satu syarat, bagi orang yang sering maksiat agar tidak dilaknat oleh Allah SWT.
Syarat tersebut, diriwayatkan sendiri oleh Rasulullah SAW, dalam salah satu peristiwa yang ada di zamannya.
Lantas, apakah syarat yang dimaksud?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Minggu (4/9/2022), berikut ulasannya.
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang merupakan tempat melakukan dosa dan salah.
Namun, manusia yang sadar akan hal itu, sebaiknya menekan kemungkinan perbuatan maksiat yang ia lakukan agar dosanya tidak bertambah.
Dalam salah satu kesempatan, Rasulullah SAW menjelaskan satu peristiwa, mengenai salah seorang sahabat yang sering sekali bermaksiat, dan menurut beliau, ia tidak akan dilaknat.
Gus Baha menceritakan kisah, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang memilki julukan Khimar, karena sangat senang meminum arak atau minuman keras.
Baca Juga: Benarkah Arwah Pulang ke Rumah Setiap Malam Jumat? Ini Kata Buya Yahya
Namun, Khimar itu sangat senang berada di sekitar Rasulullah SAW, dan suka berada di mesjid meskipun dia suka meminum arak.
Singkat cerita, ada sahabat Nabi yang berkomentar , “wahai Khimar (nama orang), kamu dilaknat!”.
Lalu Nabi marah, “Kamu jangan melaknat dia, karena dia suka dengan Allah dan Rasulnya.”
Menurut Gus Baha, tidak ada orang yang boleh melaknat saudaranya meskipun ia berbuat maksiat.
Karena meskipun ia mengerjakan maksiat, tetapi ia suka dengan Allah dan Rasulnya. Hanya saja, ia masih belum bisa meninggalkan kebiasaan maksiat itu.
Lalu, Gus Baha mengungkapkan bahwa, bagi orang yang masih sering bermaksiat, tidak perlu putus asa, asalkan dia tetap mencintai dan berusaha medekatkan diri kepada Allah dan Rasulnya.
“Bisa jadi, di salah satu sholawatnya, ada satu yang diterima Allah, dan menjadi pembuka rahmat bagi dirinya,” ungkap Gus Baha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu
-
Dean James Ambil Langkah Ikuti Jejak Calvin Verdonk
-
Raheem Sterling Terkendala Izin Kerja, Belum Bisa Latihan Bersama Feyenoord
-
Sambut Ramadan 2026, Ini Deretan Sinetron dan Serial Streaming Pilihan untuk Sahur dan Berbuka Puasa
-
Anti Lemas! Ini Menu Sahur dan Buka Puasa Sehat yang Wajib Dicoba Saat Ramadan
-
Jangan Salah Beli! 5 Laptop Gaming Paling Aman di Awal 2026
-
Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan
-
Waspada Modus Penipuan Meniru Petugas Pajak, Ini 6 Cirinya!
-
Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak
-
Senayan Respons Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK Adalah Inisiatif DPR: Tidak Tepat!