/
Selasa, 06 September 2022 | 12:43 WIB
Ilustrasi Presiden Jokowi dan demo mahasiswa (foto tak terkait berita). Buruh berunjuk rasa menolak kenaikkan harga BBM yang baru saja diumumkan Jokowi. (baliputra sundana)

SuaraBandung.id – Massa buruh dari berbagai wilayah tiba di Gedung DPR-MPR pada Selasa (6/9/2022).

Buruh berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bertanggung jawab menaikan harga BBM, untuk menemui mereka.

Akan tetapi saat demo berlangsung, ada kabar jika Jokowi “ngaciro” alias kabur, menolak menemui massa aksi.

Padahal di beberapa kesempatan, Jokowi beberapa kali mengajukan tantangan untuk didemo agar kebijakannya bisa berjalan baik.

Namun buktinya, selama ini Jokowi sama sekali belum pernah menghadapi massa aksi sebagaimana yang dijanjikannya.

Kemana Jokowi?

Rupanya Jokowi menjalani sejumlah kegiatan di Istana Bogor. Momen itu bersamaan dengan demo ribuan menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPR/MPR RI, Selasa (6/9/2022).

Meski mengakui tuan rumah Jokowi tidak ada, tapi pihak Istana Kepresidenan Jakarta tetap menerima perwakilan buruh apabila ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono menjelaskan, akan ada pejabat lain yang akan menerima perwakilan pendemo.

Baca Juga: Belum Makan, Tukang Becak Hanya Dibayar Rp 20 Ribu Setelah 6 jam Antar Pulang-Pergi Penumpang

"Ya, mungkin dari kepala staf kepresidenan. Dari mana yang demo, kami terima saja aspirasinya," kata Heru di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Di sisi lain, saat ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM di depan Gedung DPR/MPR RI, Jokowi malah sibuk menjalankan sejumlah rapat di Istana Bogor.

Terkait Jokowi enggan menemui pendemo, Heru membantah kalau Jokowi 'kabur' ke Bogor karena adanya aksi unjuk rasa. 

Budi mengatakan, jika Jokowi sudah diagendakan rapat hari ini sesuai jadwal rapat yang sudah ditetapkan dari pekan lalu.

"Dari minggu lalu (Persiden Jokowi) terjadwal. Bahkan dari dua minggu yang lalu," ujarnya.

"Enggak ada kami jadwalkan beliau di Bogor, kami kan enggak tahu ada kenaikan BBM ada demo, kita enggak tahu."

Load More