Bharada E mengaku yang terjadi adalah baku tembak antara dirinya dengan Brigadir J.
"(Bharada E) sempat saya panggil juga. Saya tanyakan (kronologi penembakan Brigadir J)," kata Kapolri.
"Dia (Bharada E) pada saat itu mau menjelaskan memperkuat skenario FS (Ferdy Sambo)," katanya.
Lagi-lagi Kapolri berperan cerdik dengan melakukan rencana mutasi dan pencopotan sejumlah perwira.
Setelah dilakukan mutasi dan pencopotan terhadap perwira, Bharada E baru mengubah pengakuan.
Listyo mengungkapkan, Bharada E adalah orang pertama yang diumumkan jadi tersangka pembunuhan Brigadir J.
Dari sana Bharada E mengubah pernyataannya soal baku tembak. Bharada E juga mengaku dirinya tidak mau dipecat sebagai anggota Polri.
"Kemudian (Bharada E) disampaikan ke saya. 'Saya tidak mau dipecat'," cerita Listyo mengulang perkataan Bharada E.
Setelah itu, Bharada E berhadapan dengan Timsus. Bharada E menceritakan semua kronologi penembakan Brigadir J melalui sebuah tulisan.
Baca Juga: Sekjen Gerindra Menyebut Nama Prabowo Saat Temui UAS, Begini Terangnya
"Dia (Bharada E) menulis tentang kronologis (pembunuhan Brigadir J) secara lengkap," kata Kapolri.
"Di situ, kita kemudian mendapat gambaran peristiwa yang terjadi. Bukan tembak-menembak," kata Listyo Sigit.
Terkait pengungkapan kasus yang melibatkan Ferdy Sambo ini, dikatakan Kapolri awalnya tidak mudah.
Kamera CCTV yang menjadi bukti penting dalam kasus pembunuhan Brigadir J sempat dinyatakan hilang.
"Saya memimpin rapat dengan Timsus. Saya tanya. Saya introgasi dari Polres Jakarta Selatan," tutur Kapolri.
Saat itu dikatakan Kapolri, ada pengakuan dari Propam jika CCTV diambil. "Yang mengambil CCTV itu adalah saudara E atas perintah saudara H dan saudara A," kata Kapolri.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Mengejutkan Diungkap Bripka RR, Brigadir J Marah Lihat Kuat Ma'ruf Lakukan Ini, Perkosaan Istri Ferdy Sambo Hoaks?
-
Dibongkar Bripka RR, Ada Pertengkaran Brigadir J dan Kuat Maruf hingga Gambarkan Kondisi Istri Ferdy Sambo
-
Belum Terungkap Kisah Brigadir J dengan Bayi Bermarga Simanjuntak dan Hutabarat yang Diimpikan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi
-
Bahayanya Seorang Jenderal Punya Pembisik Sekelas Kuat Maruf, Diduga Kejahatan Besar Ferdy Sambo Jadi Motif
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?