SuaraBandung.id - Terkadang, anak-anak bertanya kepada orang tuanya terkait di mana Allah berada dan kenapa kita bisa dekat dengan Allah. Bahkan anak-anak menanyakan bukti bagaimana kita dekat dengan Allah.
Bagaimana cara orang tua menjelaskan kepada anak tentang hal itu? Pertanyaan itu pun dijawab oleh Buya Yahya dalam ceramahnya.
"Anak-anak itu mudah diajak jalan-jalan dengan pikirannya. Artinya kita harus pandai membawa mereka kepada sesuatu yang menjadikan dia selamat dalam urusan keimanan," Kata Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan bahwa pertanyaan itu tidak bisa dijawab, sekalipun oleh anak yang sudah dewasa. Itu karena Allah tidak bertempat.
Walau begitu, anak-anak tetap akan bertanya setelah diberitahu bahwa Allah tidak bertempat. Ini ada hubungannya dengan keyakinan bahwa Allah tidak seperti apapun.
"Kalau butuh tempat berarti sesuatu. Allah tidak seperti apapun, selesai", Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa anak kecil harus dialihkan dengan kepandaian orang tua. Misalnya dengan mencontohkan hal yang sederhana.
"misalnya Allah dekat kepadamu nak coba kau bisa ngedip, siapa yang ngedipkan kamu, siapa yang bangunkan kamu, siapa yang kasih makan kamu. Nanti lupa sendiri", Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa anak-anak belum bisa paham sesuatu yang tidak butuh tempat. Sedangkan, Allah tidak membutuhkan tempat. Maka dialihkan oleh orang tua dengan memberi cerita.
"cerita waktu di dalam perut ibumu kamu dikasih makan, Allah kasih makan. Jangan lupa oh Allah kasih makan," Buya Yahya melanjutkan.
Baca Juga: Presiden Biarkan Polri Terjebak dalam Lumpur, Kamaruddin Ungkap Situasi Terkini Keluarga Brigadir J
"Jadi dibawa kepada sesuatu yang menjadikan dia akan tidak bertanya lagi tentang hal itu," pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa pertanyaan itu tidak dapat dijawab untuk anak karena jawabannya adalah iman bahwasanya Allah tidak seperti apapun.
Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa nalar anak-anak belum sampai pemahamannya sehingga orang tua harus pandai membawanya kepada sesuatu yang ia fahami. Ceramah Buya Yahya itu dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 8 September 2022.
Berita Terkait
-
Anak Tak Setuju dengan Keluarga dan Memutuskan Tidak Pulang ke Rumah, Buya Yahya: Jangan Maknai Silaturahmi Itu Sempit
-
Penjual Ikan Basah Bertanya kepada Buya Yahya Tentang Timbangan, Ternyata Begini Masalahnya
-
Membaca Doa Qunut Tak Boleh Terombang-ambing? Begini kata Buya Yahya
-
Ilmu dan Amal, Buya Yahya: Puncaknya adalah Ikhlas
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Disindir 'Takut Ya?', Hakim Kasus Nadiem Ngibrit Usai Ketuk Vonis 10 Tahun
-
4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas
-
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania
-
Kisah Pilu Ibu di Medan Viral: Jaga Anak Sakit di RS, Rumah Malah Dibobol Maling
-
5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga
-
Review Avatar: The Last Airbender Season 2: Berani Beda, tapi Apakah Lebih Baik dari Animasinya?
-
Foundation Viva Apakah Tahan Lama? Ini Penjelasan dan 2 Pilihan Produk yang Awet
-
Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia
-
Penjual Marketplace Kena PPh Mulai 1 Agustus 2026, Ini Kelompok Seller yang Bebas Pajak
-
Tak Hanya Jadi Sumber Air Bersih, Bagaimana Air Tanah Bantu Ekosistem Laut Simpan Karbon?