SuaraBandung.id - Kasus pembunuhan yang diduga direncankan Ferdy Sambo benar-benar menyajikan drama baru.
Setelah selesai terungkapnya kasus kematian Brigadir J, kemudian terbongkarnya kebohongan baku tembak dan perkosaan di Duren Tiga, Jakarta Selatan, drama belum selesai.
Gelaran rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga dan Saguling jika dinilai dibumbui drama.
Kini drama baru dari kasus Ferdy Sambo adalah bergabungnya eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
Pria kalem berkacamata ini menyatakan diri menjadi satu di antara tim kuasa hukum tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi.
Dari sana, Febri Diansyah juga mengungkap sosok yang meminta membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Melihat kasus tersebut, Febri Diansyah menjabarkan lima poin mengapa dirinya harus bergabung membela istri Ferdy Sambo. Apakah benar ada perkosaan?
Dua hari ini pemberitaan banyak mengulas keputusan Febri Diansyah membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Febri Diansyah menyatakan kesiapannya sebagai tim penasehat hukum istri Ferdy Sambo.
Baca Juga: Punya Cara Tersendiri untuk Mengingat Allah, Ini yang Dilakukan Gus Baha Sebelum Tidur
Secara terbuka dikatakan Febri Diansyah, ada pihak PC yang memintanya menjadi tim kuasa hukum sejak beberapa minggu lalu.
Dari sana Febri Diansyah langsung mempelajari berkas. Dia melihat berbagai kemungkinan hukum yang akan menjerat istri Ferdy Sambo itu.
Kemudian setelah dilakukan pendalaman, Febri Diansyah memutuskan siap, akan membela tersangka secara objektif.
"Jadi sebagai advokat, saya akan dampingi perkara Bu Putri (istri Ferdy Sambo) secara objektif dan faktual," ujarnya.
Febri Diansyah tidak polosan dalam menerima kasus istri Ferdy Sambo. Setidaknya Febri Diansyah telah melakukan penyelidikan.
Hal itu dilakukan Febri Diansyah sebagai bentuk keseriusannya pada kasus tersebut, dan akan dilakukan secara objektif.
Berita Terkait
-
Mengaku Capek, Ayah Brigadir J Marah Besar ke Pendeta Gilbert Lumoindong : Jangan Fitnah
-
Darah Brigadir J Menggenang di Duren Tiga, Begini Kondisi Rumah Dinas Kadiv Propam yang Disebut Ruh-Ruh Bergentayangan
-
Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo
-
Akui Kuat Maruf Doyan Main Belakang, sang Istri Bongkar Gaji Puluhan Juta Sopir Ferdy Sambo hingga Tak Pernah Beri Nafkah
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!