SuaraBandung.id - Tubuh gontai hingga sempat sulit berjalan dialami siswa SD berinisial MA.
MA mencoba bangkit usai dirinya diperkosa anak SD lainnya yang lebih senior berinisial MBN (11).
Ketika itu MA meninggalkan lapangan dengan meninggalkan celana dalamnya. Sementara MBN pergi meninggalkan korban usai melakukan perkosaan.
Dari laporan yang diterima polisi, MA diperkosa MBN (11) yang merupakan teman bermain dan bertetangga.
Saat itu modus pelaku adalah mengajak korban bermain di lapangan yang sepi di Kecamatan Baron, Nganjuk, Jawa Timur.
Kejadian memilukan dan tragis itu dialami MA pada Selasa, 20 September 2022 lalu, sekitar pukul 14.00 WIB.
Awalnya MA diajak bermain oleh temannya yang lain berinisial MHT ke sebuah rumah kosong.
MA diajak MHT ke rumah kosong tersebut untuk menemui pelaku. Setelah itu mereka bertiga pergi menuju lapangan.
Lokasi lapangan sebenarnya tidak jauh dari rumah korban dan pelaku, yang juga berdekatan dengan sekolah mereka.
Baca Juga: Lesti Kejora Dikabarkan Alami KDRT, Warganet Serbu Unggahan Rizky Billar: Beneran?
"(Pelaku MBN) Mengaku mencabuli korban di sebuah lapangan kosong di sekitar rumah dan dekat juga sekolah dari korban ini," tutur Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta, Senin, 26 September 2022.
Saat di lapangan awalnya mereka bermain seperti anak-anak biasanya.
Akan tetapi, MBN ketika itu bersiasat untuk menyuruh saksi MHT pergi, dengan cara dimintai tolong mengambilkan air.
Ketika pelaku dan korban berdua, tiba-tiba MBN tiba-tiba menendang kepala MA.
MBN menendang kepala korban hingga dua kali dari arah belakang. MA pun tersungkur dan tak sadarkan diri.
"Sementara kawan yang lainnya disuruh mengambil air, pelaku menendang kepala korban dua kali," ujar I Gusti Agung Ananta.
Berita Terkait
-
Siapa Bohong? Susi Melihat dan Mendengar, Istri Ferdy Sambo Mengaku Saat Dibegitukan Brigadir J Tak Ada Orang
-
5 Fakta Mengejutkan Diungkap Bripka RR, Brigadir J Marah Lihat Kuat Ma'ruf Lakukan Ini, Perkosaan Istri Ferdy Sambo Hoaks?
-
Istri Ferdy Sambo Masih Bisa Panggil Brigadir J ke Kamar, Kejadian Nista Sore Hari di Magelang Bisa Jadi Senjata Makan Tuan
-
4 Poin Penting Kesaksian Susi dan Versi Anggota DPR, Apakah sang ART Benar-Benar Tahu Adanya Perkosaan atau
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel