SuaraBandung.id - Gus Baha pernah mengatakan bahwa manusia tidak akan sengsara jika tidak berpikir menuruti nafsu.
"Jadi semua kesengsaraan kita ini karena kita berpikir nuruti nafsu. Andaikan kita ndak berpikir nuruti nafsu maka tidak pernah sengsara," kata Gus Baha.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @tebuirenginitiatives, Gus Baha menerangkan bagaimana jika seorang manusia hidup mengikuti syariat Allah.
"misale sampeyan urip tukaran karo uwong (misalnya dalam kehidupan anda bertenggar dengan orang), tanggamu ngerasani kowe (tetanggamu ghibah kamu), kowe nuruti syariate Allah (lalu kamu nuruti syariatnya Allah. Alhamdulillah gusti dirasani tonggo (alhamdulillah dighibahin tetangga), dosa kulo kurang (dosaku berkurang)," terang Gus Baha.
Kemudian Gus Baha mengungkapkan pesan dari para ulama tentang bagaimana semestinya memperlakukan diri sendiri.
"Pokone ngono, kabeh ndeluk positife (intinya begitu, semua lihat positifnya), dawuhe ulama tasawuf (dawuhnya ulama tasawuf). Kulo eling tenan (saya masih ingat betul), dawuhe ulama kabeh ulama tasawuf sepakat (semua ulama tasawuf sepakat).
Gus Baha juga mengatakan bahwa semua yang ada pada diri kita adalah alat untuk ibadah.
"Kulo hafal makalahe (saya hafal makalahnya), nafsuka mathiyyatuka farfuq biha. Piye awakmu kadung dadi kendaraanmu sowaning pangeran (bagaimanapun kamu sudah menjadi kendaraanmu menuju Tuhan), Kowe kudu welasi (kamu harus kasihani dirimu, Artinya semua yang ada di diri kita, itu adalah alat ibadah.
Lalu Gus Baha memberikan contoh bagaimana indra manusia digunakan dalam beribadah.
Baca Juga: Komentator Bola Vietnam Ungkap Timnas Indonesia akan Sulit Dikalahkan
"mripat, wong ndeluk wong alim (seperti mata, melihat orang alim) podo koyo ibadah sekian tahun (itu seperti ibadah sekian tahun). Kowe nduwe cangkem, kudu mangan (kamu punya mulut, kamu gunakan untuk makan). Barokahe mangan, kowe kuat sholat (barokahnya makan, kamu kuat salat). Barokahe cangkem, kowe iso wiridan (barokahnya mulut, kamu bisa wiridan).
Gus Baha kemudian menegaskan bahwa semua indra yang ada pada manusia adalah sarana untuk menuju Allah.
"semua ini sarana kita Ilallah (kepada Allah), maka kamu jangan pernah tidak sayang sama diri kamu," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Melakukan Maksiat karena Merasa Allah Tidak Menyiksa, Gus Baha: Tertipu Kasih Sayang Allah
-
Qadha dan Qadar Adalah Keputusan Allah, Gus Baha: Ahli Jannah atau Ahli Naar
-
Hadapi Penatnya Hidup dengan Datang ke Tempat Ini, Gus Baha: Keinginannya Hanya Satu
-
Punya Cara Tersendiri untuk Mengingat Allah, Ini yang Dilakukan Gus Baha Sebelum Tidur
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan