/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:54 WIB
Pemain Persib Putri (Persib.co.id/Pandu Persada)

SuaraBandung.id – Kalah dari perwakilan Thailand, Pharanaorn FC dengan skor akhir 3-1, Pelatih Akademi Persib Putri mengakui bahwa tim asuhannya ini masih memiiki banyak kekurangan.

Pertandingan di hari pertama turnamen Women Football Championship (WFC), pada Senin (17/10/2022), Akademi Persib Putri mendapat hasil yang kurang baik atas pertandingan pertama melawan perwakilan Thailand, Phranakorn FC.

Pelatih Akademi Persib Putri, Iwan Bastian mengungkapkan skema seragan balik cepat yang menjadi andalan bagi tim asuhanya kurang efektif untuk membahayakan pertahanan lawan.

Diakui oleh Ibas, sapaan akarab Iwan Bastian bahwa sejumlah pemain terlihat gugup sejak awal yang menjadikan banyak melakukan kesalahan di pertandingan.

“Secara permainan, kami masih punya banyak kekukarangan. Yang pertama, pemain terllihat gugup, itu sudah terllihat sejak awal-awal pertandingan sehingga banyak pemain kami yang melakukan kesalahan,” kata Ibas, dikutip dari laman resmi Persib.co.id, Selasa (18/10/2022).

Turnamen WFC kali ini menjadi pengalaman internasional pertama bagi Persib Putri untuk menjajal dan mengukur kemampuan mereka.

Kesempatan ini tidak akan di sia-siakan oleh Ibas apalagi untuk seluruh pemain Akademi Persib Putri yang mewakilkan Indonesia di Singapura ini.

Walaupun, Akademi Persib Putri mendapat hasil yang kurang baik, Ibas yakin bahwa kemampuan anak asuhannya bisa lebih baik lagi.

“Harus diakui, kami juga masih kalah bugar. Kami juga kurang fighting spirit dan kepintaran. Padahal mereka bisa memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol,” tambahnya.

Baca Juga: Hidup Menjadi Lebih Indah, Apa Kiatnya? Buya Yahya: Ingat di Situ Ada Nabi

Kekalahan dari Phranakorn FC di hari pertama turnamen, akan jadi evaluasi bagi Ibas untuk mempertahankan semangat tim asuhannya.

Kontributor : Hasan Aulia Putra Sarma

Load More